Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Kejaksaan Negeri Bantul, Zuhandi mengungkapkan kiatnya bisa sembuh dari serangan virus korona. Ia sempat dirawat selama 20 hari di RSUD Panembahan Senopati Bantul karena positif Covid-19. Berita sakitnya memang menggegerkan publik di Kabupaten Bantul. Namun ia optimistis bisa melaluinya disamping bantuan pengobatan dari tim medis.
"Selain upaya pengobatan yang diberikan oleh tim medis, saya tetap optimistis bisa melaluinya. Sikap optimisme pasien jga penting. Dan tim medis juga menyarankan untuk mengurangi menggunakan medsos agar tidak stres. Itu juga penting menjaga psikis diri jangan sampai stres. Pengalaman saya psikis yang tertekan, stres memengaruhi imun tubuh," ungkap Zuhandi, Senin (6/4).
Ia juga mengapresiasi kerja tim medis dalam penanganan Covid-19.
"Dengan keterbatasan-keterbatasan yang ada, mereka tetap memberi pelayanan kepada para pasien," tambahnya.
Hingga saat ini obat Covid-19 memang belum ditemukan. Namun, dengan kegigihan tim medis untuk merawat dan mengobati pasien serta sikap optimisme pasien, pasien Covid-19 bisa sembuh. Di DIY sendiri sudah ada 6 pasien yang dinyatakan sembuh. Usia mereka beragam dari yang masih empat bulan hingga usia 60 tahun.
Ditemui di Komplek Kepatihan Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaning Astutie menceritakan upaya dari tim medis untuk mengobati pasien Covid-19. Ia menjelaskan, Covid-19 akan berinteraksi di dalam tubuh sehingga kesehatan seseorang akan menurun. Oleh sebab itu, untuk melawan virus tersebut, tim medis berusaha meningkatkan imunitas tubuh si pasien dengan mengobati penyakit-penyakit yang muncul.
"Yang tim medis lakukan adalah menjaga dan mengintervensi antibodi pasien lebih baik lagi," jelas dia, Senin (6/4).
Cara mengintervensi antibodi, misalnya jika mengalami demam, tim medis akan mengobati demamnya. Jika mengalami sesak nafas, pasien tersebut diberi oksigen.
Di DIY, selain pasien yang sembuh ada pula pasien yang meninggal dunia. Data yang tercatat hingga Senin (6/4), ada 37 pasien yang dinyatakan positif, 6 pasien sembuh, dan 5 pasien meninggal dunia. Kematian para pasien disebabkan memiliki penyakit penyerta (comorbid) yang sudah parah.
baca juga: Dua Pengusaha Serahkan Satu Ha Lahan Untuk Makam Khusus Covid-19
Ia mencontohkan, ada pasien positif Covid 19 yang ternyata juga menderita Tb paru dengan HIV positif. Ia kemudian mengalami sesak nafas hingga gagal nafas dan meninggal dunia. Meninggalnya disebabkan oleh gagal nafas karena pasien memiliki penyakit bronkitis dan positif HIV.
"Penyebab meninggal pasien positif Covid-19 belum tentu karena Covid-19," terang dia. (OL-3)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved