Tim Investigasi Siap Selidiki Pemerintahan Kota Tegal

MI
23/4/2015 00:00
Tim Investigasi Siap Selidiki Pemerintahan Kota Tegal
(ANTARA/OKY LUKMANSYAH)
KEKISRUHAN yang terjadi di Pemerintahan Kota Tegal, Jawa Tengah, makin memanas. Aksi unjuk rasa agar Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno turun dari jabatannya semakin marak. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan menurunkan tim dari inspektorat untuk melakukan investigasi ke Pemkot Tegal, setelah kekisruhan di internal pemerintah merebak pascapembebastugasan terhadap 15 PNS.

"Kita akan turunkan tim dari inspektorat agar kekisruhan yang terjadi di Kota Tegal tidak berlarut-larut. Pemerintahan yang dipimpin Wali Kota Siti Masitha Soeparno bisa kondusif," kata Ganjar kepada wartawan seusai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah di Semarang, kemarin.

Menurut gubernur, masalah 15 PNS yang dibebastugaskan itu menyalahi aturan atau tidak bisa dicek di Undang-Undang Kepegawaian.

"Tapi kalau dasarnya ialah selera, itu tidak benar. Kalau melihat kondisi saat ini, itu sudah tidak sehat," tambahnya.

Dia berharap tidak ada perpecahan di tubuh PNS di Tegal, karena akan berdampak buruk pada pelayanan publik di sana. "Saya sudah menawarkan penyelesaian konflik antara wali kota dan wakilnya, tapi ternyata salamannya hanya di depan," ungkap Ganjar.

Adapun pembebastugasan 15 PNS oleh wali kota terjadi pada Selasa (21/4). Ia mengeluarkan keputusan itu sebagai hukuman disiplin sesuai yang tertera dalam surat keputusan yang ia teken.

Kekisruhan di pemerintahan Kota Tegal berawal dari ketidakharmonisan antara Masitha dan wakilnya, Nursholeh. Uang pemenangan pilkada ditengarai menjadi sebab musababnya. PNS yang tergabung dalam Korpri selanjutnya memprotes sejumlah kebijakan Masitha. Ratusan PNS pemkot setempat yang menduduki pendopo Ki Gede Sebayu pun bergabung.

Sementara itu, sejumlah mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Masyarakat Peduli Untuk Rakyat (Gemmpur) menyegel gerbang balai kota dengan mengunci gerbang dengan rantai. (HT/N-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya