Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Pidie, Provinsi Aceh, Roni Ahmad, menggalakkan warganya agar menggunakan pupuk organik. Dia berharap petani, pemilik kebun dan pemilik tambak supaya tidak larut memakai pupuk serta pestisida berbahan kimiawi.
Untuk menyakinkan warga, Roni sekitar tiga tahun terakhir sudah lebih dulu melakukan uji coba pada kebun kakao dan lahan sawah miliknya. Ternyata kualitas hasil produksi panen buah kakao milik Roni di Kawasan Kecamatan Mila dan Kecamatan Batee, berhasil baik. Hasil baik menurutnya biji kakao tidak mengeras seperti terserang hama helopeltis dan tidak membusuk buah semacan digasak PBK (Penggerek Buah Kakao) yang mrusak batang.
Dalam pantauan Media Indonesia, di gudang rumahnya terdapat ratusan jeriken berbagai ukuran digunakan sebagai wadah penyimpanan bahan nabati yang sudah siap pakai tersebut. Sebagian di antaranya sudah berisi pupuk atau pestisida alami siap pakai dan lainnya masih kosong.
"Bahan yang terbuat dari tumbuhan atau kotoran hewan itu bagus untuk meningkatkan unsur hara tanah serta jauh dari penyakit" tutur Roni Ahmad, saat melakukan sosialisasi, pada pekan lalu.
Upaya upaya Bupati Pidie yang akrab dipanggil Abu Syik itu mulai dirasakan warga setempat. Apalagi pupuk dan pestisida alami hasil racikannya itu banyak diberikan secara gratis kepada siapa saja yang ingin mencoba. "Saya sudah pernah mencoba, hasilnya lumayan bagus" tutur Hanafiah, tokoh adat tani di Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, Minggu (2/2). (OL-12)
Sekretaris Perusahaan, Yehezkiel Adiperwira, menyebut keseimbangan antara operasional dan target iklim menjadi fokus utama perusahaan saat ini.
Sudaryono menyebutkan bahwa sejumlah negara telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk mereka.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Pupuk Indonesia bersama Petronas Chemicals Group Berhad dan Brunei Fertilizer Industries resmi membentuk asosiasi produsen pupuk Asia Tenggara bernama SEAFA.
Harga pupuk jenis Urea non-subsidi kini bertengger di angka Rp450.000 per sak, naik dari harga sebelumnya Rp400.000. Tidak hanya itu, pupuk KCL turut merangkak naik ke Rp430.000 per sak.
Komitmen memperkuat efisiensi industri dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) mengantarkan PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih sejumlah penghargaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved