Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH 14 hari sejak proses autopsi, penyebab kematian Lina Jubaedah mantan istri komedian Sule masih misterius. Penyidik belum mendapatkan hasil dari pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Mabes Polri.
"Terkait pengembangan kasusnya ibu Lina, kami penyidik masih menunggu hasil laboratorium forensik," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes, Saptono Erlangga, Kamis (23/1).
Berdasarkan aturan autopsi, proses penanganan autopsi sendiri dilakukan selama 14 hari kerja. Lina sendiri diautopsi Kamis (9/1) lalu dan hari ini tepat 14 hari.
"Memang estimasinya di dalam proses laboratorium ini normatifnya 14 hari kerja. Jadi kami masih menunggu, mudah-mudahan dalam pekan ini lah bisa selesai," kata Erlangga.
Erlangga menyatakan setelah hasil laboratorium selesai, masih ada tahapan lagi sebelum diumumkan ke publik. Menurut dia, hasil laboratorium berupa keterangan itu akan dianalisa lagi oleh tim forensik.
"Namun kalau ada (hasil laboratorium) nanti masih ada tahapan analisis dari data lab ini, dianalisis dokter forensik yang melakukan autopsi.
Apa yang menjadi potensial penyebab kematian. Kalau lab kan data-data pengukuran semua yang menjadi faktor penyebab kematian," tuturnya.
Meski begitu, Erlangga menyatakan proses analisa oleh tim forensik autopsi tak membutuhkan waktu lama.
"Nanti dianalisis dokter forensik tim itu satu atau dua hari. Ya kita jadwalkan hari Senin atau Selasa depan sudah bisa disampaikan hasilnya," kata Erlangga.
Sementara itu, suami almarhum Lina Jubaedah, Tedy Pardiana kembali memenuhi panggilan polisi untuk dimintai keterangan. Ia berharap semua kejelasan mengenai kematian istrinya bisa rampung.
''Jadi dimintai keterangan buat lokasi terkahir liburan almarhumah bersama anak-anaknya dimana,'' katanya, Kamis (23/1).
Tedy mengaku ingin penyebab kematian Lina segera rampung. Maka dari itu, ia tetap berusaha kooperatif kepada penyidik. Namun diakui, aktivitas itu sedikit berpengaruh pada urusannya mengurus anaknya yang masih bayi. (OL-2)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Dalam keseharian yang sepenuhnya ia atur sendiri, Aruma mulai disiplin menjaga waktu tidur dan menyisakan ruang jeda di tengah kesibukan.
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved