Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
STOK pupuk urea di 12 gudang PT Pupuk Kaltim Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) cukup untuk kebutuhan petani pada musim tanam awal tahun ini.
Kepala Account Eksekutif PT Pupuk Kaltim Cabang NTT Didik Triyono mengatakan stok pupuk sampai Kamis (16/1) sebanyak 11.190,80 ton. Stok yang ada tersebut cukup kebutuhan selama tiga bulan yakni Januari-Maret.
"Stok pupuk tersimpan di 12 gudang di seluruh NTT. Kapasitas gudang antara 500 ton hingga 3.500 ton," kata Didik Triyono, Kamis (16/1).
Antara lain tersimpan di Gudang BGR Kupang sebanyak 3.000 ton, gudang GPP Pusri sebanyak 3.500 ton, sedangkan stok di Kabupaten Sabu Raijua sebanyak 500 ton, dan di Pulau Rote sebanyak 1.000 ton.
Dia minta petani tidak perlu khawatir karena stok pupuk tersedia dalam jumlah yang cukup. Dia menambahkan alokasi pupuk bersusbdi di NTT selama 2019 sebanyak 28.166 ton, bertambah menjadi 46.733 ton pada 2020.
Kenaikan alokasi pupuk bersubsidi untuk NTT sejalan dengan program pemerintah daerah mendorong pengembangan pertanian. Dia menambahkan dengan stok pupuk bersubsidi sebanyak itu, dia menjamin tidak akan terjadi kelangkaan pupuk selama musim tanam awal tahun ini. (OL-11)
Sekretaris Perusahaan, Yehezkiel Adiperwira, menyebut keseimbangan antara operasional dan target iklim menjadi fokus utama perusahaan saat ini.
Sudaryono menyebutkan bahwa sejumlah negara telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk mereka.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Pupuk Indonesia bersama Petronas Chemicals Group Berhad dan Brunei Fertilizer Industries resmi membentuk asosiasi produsen pupuk Asia Tenggara bernama SEAFA.
Harga pupuk jenis Urea non-subsidi kini bertengger di angka Rp450.000 per sak, naik dari harga sebelumnya Rp400.000. Tidak hanya itu, pupuk KCL turut merangkak naik ke Rp430.000 per sak.
Komitmen memperkuat efisiensi industri dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) mengantarkan PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih sejumlah penghargaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved