Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang kembali menerjang wilayah Solok Selatan, Sumatra Barat, Jumat (13/12), sekitar pukul 05.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, enam rumah hanyut, satu jembatan roboh dan 1000 rumah terendam.
Sebelumnya pada 20 November 2019 Solok Selatan juga diterjang banjir bandang.
Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, sebaran banjir bandang dan banjir meliputi Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kecamatan Sungai Pagu, dan Kecamatan Pauh Duo.
Namun dari laporan warga, yakni Fitra Hidayat ketua UPK Pauh Duo, menginformasikan anak Wawan berumur 3 tahun, warga Durian Tigo Capang, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, tergelincir di jembatan bambu hanyut dan ditemukan di jembatan Pekan Selasa.
"Warga mengungsi secara mandiri ke lokasi yang lebih tinggi. Jumlah pengungsi masih dalam pendataan,"
Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Solok Selatan Irdahendri mengatakan, bencana banjir bandang karena hujan dengan intensitas tinggi.
"TRC BPBD Kabupaten Solok Selatan beserta TNI/Polri, Tagana saat ini masih membantu korban terdampak," ujarnya.
Di hari kejadian bencana itu, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo juga ada giat menyerahkan bantuan kepada korban bencana banjir bandang Solok Selatan sebelumnya.
Usai menunaikan salat Jumat, mantan Komandan Kopassus itu juga meninjau sejumlah titik terdampak banjir dan menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp500 juta di Mesjid Raya Alam Surambi Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Bantuan tersebut diterima langsung Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria. (OL-11)
BENCANA banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar) menelan korban jiwa. Dua orang warga dilaporkan hanyut terseret arus deras.
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved