Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERSAMAAN dengan peringatan Hari Perkebunan Nasional yang ke-62 tahun ini, Kementerian Pertanian melakukan pelepasan ekspor kopi dan cengkeh. Pelepasan ini berlangsung di gudang PT Asal Jaya Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (10/12).
PT AJ Gempol merupakan salah satu eksportir komoditas perkebunan seperti kopi, kakao, dan cengkeh di Jatim. Perusahaan ini sudah menjalankan bisnis ekspor ke 48 negara di kawasan Eropa, Asia, Amerika, Afrika, dan Timur Tengah.
Pada acara simbolis pelepasan ekspor ini dikirimkan total volume ekspor komoditas kopi dan cengkeh sebanyak 449,6 ton (total 24 kontainer) dengan total nilai ekspor US$1.006.712 atau sekitar Rp14,09 miliar. Kopi didapatkan dari kelompok tani (poktan) binaan di Kabupaten Malang, sedangkan cengkeh dari poktan di daerah Ambon, Maluku.
Untuk kopi seberat 382,8 ton (20 kontainer) dengan nilai ekspor mencapai US$646.252 (Rp9,05 miliar) dan negara tujuan Mesir, Inggris, Italia, dan Jepang. Sedangkan untuk cengkeh sebesar 66,8 ton (4 kontainer) dengan nilai ekspor US$360.460 (Rp5,05 miliar) dan negara tujuan Pakistan dan India.
Dalam sambutannya, Dirjen Perkebunan Kementan, Kasdi Subagyono, mengatakan, dirinya hadir mewakili Mentan Syahrul Yasim Limpo pada peluncuran ekspor ini, karena menurut kementerian pencapaian tersebut luar biasa. Selain itu, PT AJ Gempol dinilai sebagai salah satu eksportir produk perkebunan yang cukup tinggi, yang mana setiap tahun mampu mengekspor 40 ribu ton senilai Rp1,7 triliun.
Baca juga: TPA Rp13 Miliar sudah Setahun Terlantar
"Kalau kita kaitkan dengan semangat kita yang sudah disampaikan oleh Bapak Menteri Pertanian, kita punya program yang kita sebut dengan Gerakan Tiga Kali Lipat ekspor produk pertanian, yang kita singkat dengan Geratik. Tadi disampaikan oleh Direktur PT Asal Jaya, Bapak Haryanto, bahwa perusahaan ini telah mengekspor 40 ribu ton maka akan kita tingkatkan 5 tahun ke depan menjadi 120 ribu ton. Pertanyaan bagaimana memperoleh atau mencapai 120 ribu ton? Tentu pemerintah tidak akan tinggal diam, tadi baru saja kita fasilitasi karantina saja sudah semangat apalagi difasilitasi yang lain," tuturnya.
Menurut Kasdi, di belakang eksportir ada peran pihak yang menyuplai produk kopi yakni pekebun. Namun di sana ada petani, yang notabene masih harus ditingkatkan usahanya untuk memncapai tingkat kesejahteraan yang diharapkan. Ini tidak mudah, maka kerja sama antara pasar dan produsen (petani) harus dijalin dengan lebih baik.
"Pemerintah dalam hal ini bukan lagi pendekatan proyek dan tidak lagi pendekatan program semata. Tapi kita kemas dalam perspektif gerakan yang namanya gerakan harus meningkat," kata Kasdi.
Untuk itu, menurut dia, pemerintah telah menetapkan tekad melalui program Geratik.
"Tentu APBN dan APBD tidak akan cukup untuk memfasilitasi para pekebun supaya produksinya cukup untuk diekspor. Karena menurut perhitungan APBN dan APBD paling hanya mengkaver 25-30%. Lantas bagaimana dengan 70%? Nah pemerintah juga sudah menyediakan melalui instrumen perbankan pembiayaan. Kita akan support dengan pembiayaan KUR (Kredit Usaha Rakyat). KUR di sektor pertanian ini sudah menjadi komitmen dari pada Bapak Presiden dan Mentan. Kita akan alokasikan sekitar 50 triliun, dan 27,3 triliun dialokasikan untuk subsektor perkebunan paling tinggi, maka kita manfaatkan itu," ujar Kasdi. (RO/OL-1)
Ribuan masyarakat dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti tradisi riyayan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Kantor Kemenag Jatim menggelar Rukyatul Hilal awal Ramadan 2026 menjelang sidang isbat awal puasa yang digelar Selasa (17/2), bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H di 21 titik lokasi di Jawa Timur
Pada 2025, Jawa Timur mencatatkan skor kinerja pelayanan publik terbaik nasional dengan angka 4,75 dari skala 5.
KPK juga terus meminta media untuk memberitakan kasus korupsi, agar pejabat takut apabila ingin memakan uang rakyat.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa angka ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro.
Upaya meningkatkan profitabilitas mendorong holding perkebunan pelat merah mempercepat pembenahan tata kelola dan optimalisasi aset.
Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat upaya swasembada gula nasional melalui penguatan pengembangan tebu rakyat.
Peran BPDP tidak hanya terbatas pada pengelolaan dana, tetapi juga mencakup investasi pada pembangunan pengetahuan masyarakat.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan mengakui masih kurangnya pengawasan terhadap aktivitas industri ekstraktif pertambangan dan perkebunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved