Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MATA Air Aegeru di Desa Tedakise, Kacamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi satu-satunya harapan warga di musim kemarau saat ini. Mata air yang berjarak sekitar 1,7 kilometer dari permukiman penduduk ini memang tidak pernah kering di musim kemarau. Setiap pagi dan sore, warga desa terutama perempuan dan anak-anak membawa jeriken dan ember pergi ke Aegeru untuk mengambil air bersih dan mandi.
Untuk mencapai Aegeru, warga berjalan kaki melewati jalan setapak yang melingkar di punggung bukit, sebelum tiba di sumber air yang terletak di lembah.
"Masyarakat punya sumur tetapi sudah kering. Ada juga embung tetapi airnya keruh, hanya untuk minuman ternak," kata Maria Destiana Sole, warga Desa Tedakise, Minggu (27/10).
Menurut Maria, selama bertahun-tahun, terutama saat kemarau, warga Tedakise yang berjumlah 1.098 orang selalu mengalami krisis air bersih. Krisis air melanda lantaran sumur air minum di pusat desa mengering. Karena itu, Mata Air Aegeru terletak di kawasan hutan itu pun rutin didatangi warga setiap hari untuk mengambil air.
"Kami sudah terbiasa setiap hari menuruni bukit pergi ambil air, pulang berjalan menanjak dengan beban air di bahu," ujarnya.
Namun sejak 2018, jalan setapak yang sering dilewati warga itu mulai diperlebar menjadi tiga meter.
"Pembangunan jalan mengunakan dana desa, dan pekerjanya warga," kata Kepala Desa Tedakise Ignasius Laki.
Menurutnya pekerjaan pertama pada 2018 menggunakan urugan pilihan (urpil) sejauh 920 meter menghabiskan anggaran Rp128 juta. Sisanya sekitar 150 meter akan dilanjutkan pada 2020 mengunakan rabat beton dengan anggaran sekitar Rp100 juta. Ignasisus mengatakan pihaknya memilih rabat beton untuk mengantisipasi longsor pada musim hujan. Hal itu disebabkan tingkat kemiringan jalan sekitar 30 derajat. Setelah jalan selesai dibangun, menurut Ignasius, warga menggunakan sepeda motor menuju sumber air.
"Kalau bawa air dengan berjalan kaki, paling dua jeriken ukuran lima liter, tetapi membawa air dengan sepeda motor bisa lebih banyak,"
katanya.
baca juga: Klaten Targetkan Piala Adipura 2019
Dia pun berharap pemerintah kabupaten membantu warga mengalirkan air mengunakan bantuan pompa ke permukiman penduduk atau mengaspal jalan tersebut.
"Kalau jalan sudah diaspal oleh pemerintah, otomatis pengangkutan air menjadi lancar," ujarnya. (OL-3)
KPK memaparkan 10 modus korupsi yang kerap terjadi di daerah, mulai dari suap pengadaan barang dan jasa hingga jual beli jabatan di lingkungan ASN.
ABPEDNAS gelar Jaga Desa Awards 2026 di Jakarta sebagai apresiasi transparansi tata kelola keuangan desa dan sinergi dengan Kejaksaan RI.
Transformasi digital desa melalui platform DIGIDES terbukti meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan akuntabilitas pengelolaan Dana Desa 2026.
Penurunan kemiskinan di Indonesia melambat. Simak analisis mengapa kepemimpinan ekosistem dan tata kelola lebih krusial daripada sekadar besaran anggaran.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Tjandra Yoga Aditama, menilai pemanfaatan dana desa untuk pengendalian tuberkulosis (TB) tetap relevan dan tepat sasaran.
ANGGOTA Komite 1 DPD dari Dapil Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Hidayattollah atau yang akrab disapa Dayat El mengatakan pengelolaan dan pengawasan dana desa harus dikuatkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved