Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGIN kencang menerjang 12 desa di lima kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sejak Minggu (20/10) sore. Hingga Senin (21/10) petang, angin belum juga reda. Akibat kejadian ini, puluhan rumah rusak, dan lebih dari 400 orang mengungsi karena ketakutan.
Di Kecamatan Pakis, angin melanda empat desa, dan di Kecamatan Sawangan terjadi di tiga desa. Di Kecamatan Ngablak, angin terjadi di tiga desa, sedangkan di Kecamatan Tegalrejo dan Kajoran, masing-masing terjadi di satu desa.
Pada 12 desa tersebut, angin kencang terjadi pada jam yang berbeda-beda. Rata-rata tiap desa merasakan angin kencang di atas pukul 16.00 WIB. Kemudian angin terus bertiup semakin kencang, dan mulai merusak bangunan, serta lingkungan mulai Minggu malam, pukul 20.00 WIB.
Baca juga: Kondisi Cuaca Halangi Operasi Udara Gunung Arjuno
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan relawan berupaya menembus lokasi kejadian terlebih dahulu membersihkan jalan yang tertutup pohon, dan batang-batang bambu. Angin sempat berhenti dan bertiup lagi, sehingga saat membersihkan itu sejumlah personel terjebak dan tidak bisa meninggalkan lokasi karena di sekeliling mereka banyak pohon tumbang.
Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, akan meminta penjelasan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca tersebut. Penjelasan itu akan menjadi bagian untuk melakukan antisipasi dan kewaspadaan di hari-hari mendatang.
"Biasanya angin kencang terjadi untuk menandai pergantian musim, dari musim kemarau ke musim penghujan, atau sebaliknya. Namun, dengan durasi waktu yang terjadi begitu lama, kami akan mencari tahu apakah angin kencang ini memang merupakan penanda pergantian musim atau bukan," katanya, Senin (21/10). (OL-1)
Pemprov Jawa Tengah menggelar festival buku selama 16 hari dengan 6.500 koleksi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Semarang, Pati, dan Salatiga belum menerapkan kebijakan WFH pada Jumat (10/4) demi menjaga pelayanan publik.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mencatat penyaluran KUR perumahan di Jawa Tengah awal 2026 mencapai sekitar Rp2,3 triliun.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadirkan langsung pimpinan KPK untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada para kepala daerah dan DPRD di wilayahnya.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved