Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap tiga terduga teroris di dua tempat berbeda di wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah, sepanjang Selasa (15/10) siang hinga sore.
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pejabat Polri yang bersedia membeberkan dari jaringan mana tiga terduga yang ditangkap tersebut, berikut peran masing-masing.
Dari berbagai informasi yang diperoleh Media Indonesia di lapangan menyebutkan, sepanjang Selasa siang, Tim 'Burung Hantu' Mabes Polri ini menangkap tiga terduga dari dua tempat berbeda.
Abdul Karim, 31, asal Tambun, Bekasi, Jawa Barat, dan Jaelani, 36, asal Brebes, Jateng, dibekuk di tempat kos milik Sri Puji Utami di Kampung Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Sedangkan Syuhada, 28, asal Subang, Jabar, ditangkap di Mayang, Gatak, Sukoharjo.
Baca juga: JAD Jawa Barat Disebut Siapkan Bom Daya Ledak Tinggi dan Beracun
Kedua terduga teroris yang ditangkap di rumah kos masing-masing tinggal bersama istri mereka. Tidak banyak barang bukti yang diperoleh di kamar kos Kirana I dan II, selain parang, pedang, dan bagan elektronik, serta buku catatan.
Namun dari penggeledahan di bangunan rumah yang ditempati oleh terduga teroris Syuhada yang berasal dari Subang itu, Tim Densus 88 bersama Tim Inafis Polres Sukoharjo, menemukan 9 butir peluru yang dimasukkan ke dalam botol vitamin dan sebuah telepon seluler.
Ketua Rt 2 Rw 5 Kampung Purbayan, Eri Yulianto mengakui menyaksikan proses penggeledahan di kamar Kos Kirana, yang dihuni Abdul Karim bersama istri dan Jaelani bersama isteri.
"Saya hanya sebagai saksi penggeledahan, ada sejumlah uang didapat seperti note phone, HP, dan buku bagan," katanya.
Turut mengamankan dalam proses penggeledahan itu ialah Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yoga bersama Kasat Intelkam dan Kasatreskrim. (OL-1)
Pemprov Jawa Tengah menggelar festival buku selama 16 hari dengan 6.500 koleksi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Semarang, Pati, dan Salatiga belum menerapkan kebijakan WFH pada Jumat (10/4) demi menjaga pelayanan publik.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mencatat penyaluran KUR perumahan di Jawa Tengah awal 2026 mencapai sekitar Rp2,3 triliun.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadirkan langsung pimpinan KPK untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada para kepala daerah dan DPRD di wilayahnya.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved