Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI sudah mulai berkurang, titik api masih terlihat di puncak Gunung Ciremai, Jawa Barat. Pemadaman api dilakukan dari udara maupun dari darat.
Humas Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Agus Yudantara, menjelaskan, berdasarkan citra satelit Lapan, dalam 24 jam terakhir tersisa 4 titik api (hotspot) di Gunung Ciremai.
"3 hotspot berada di wilayah Majalengka dan 1 hotspot ada di wilayah Kuningan," ungkap Agus di Cirebon, Minggu (11/8).
Untuk api yang ada di wilayah Kuningan, menurut Agus, sudah bisa dikendalikan. Keempat hotspot tersebut merupakan bara api yang masih menyala pada tangkai, dahan, dan batang pohon. Namun, ia menambahkan, saat ini di sekeliling bara api sudah dilokalisir dengan sekat bakar.
Menurunnya titik api disebabkan pemadaman yang dilakukan baik dari udara maupun darat. Satu unit helikopter pembawa air 1.000 liter bolak balik dari selatan ke utara Gunung Ciremai. Helikopter yang beroperasi di wilayah Kuningan tersebut mengambil air dari Waduk Darma.
Baca juga: Harimau yang Terjabak di Ladang Minyak Chevron sudah Pergi
Selain itu, satu unit helikopter juga dioperasikan untuk memadamkan api yang berada di wilayah Kabupaten Majalengka.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hutan terjadi di wilayah hutan TNGC pada Rabu (7/8). Kebakaran terjadi di Blok Gua Walet pada ketinggian 2.950 meter di atas permukaan laut (mdpl), yang berjarak sekitar 0,3 kilometer dari puncak Gunung Ciremai.
Berdasarkan informasi dari Balai TNGC, vegetasi yang telah terbakar di antaranya tumbuhan Edelweis (Anaphalis Javanica), Cantigi (Vaccinium varingifolium), Pelending (Leguminosae), tumbuhan perdu, dan semak belukar.
Sebagai dampak dari kebakaran tersebut, BTNGC telah mengeluarkan Pengumuman Nomor: PG.18/T.33/TU/KSA/8/2019 tentang Penutupan Jalur Pendakian Taman Nasional Gunung Ciremai di semua jalur pendakian. Yakni, jalur Apuy (Majalengka), Palutungan (Kuningan), Linggajati (Kuningan), dan Linggasana (Kuningan). (OL-1)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Apa pula yang akan dia lakukan sebagai bukti bahwa dia tak termasuk elite atau pejabat bermental penjajah? Atau, hanya sekadar omon-omonkah dia?
Aktivitas ini dikenal juga dengan istilah pendakian. Mendaki gunung merupakan aktivitas fisik sekaligus pengalaman batin yang menggabungkan tantangan, olahraga
Balai Latihan Kerja (BLK) Semarang 1 milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah(Jateng) membuka pelatihan Pemandu Wisata Gunung seiring dengan banyaknya kecelakaan di gunung
Sejak erupsi yang terjadi pada Desember 2023, hasil kebun seperti jambu mete, kakao, kemiri, kopi bahkan kelapa enggan berbuah karena sering diguyur material vulkanis.
Pendaki pemula tidak perlu terburu-buru menentukan pencapaian diri karena capaian seperti mendaki sampai ke puncak gunung memerlukan tenaga dan usaha yang lebih banyak.
Apakah kamu lebih suka liburan ke gunung atau pantai? Ternyata, pilihan destinasi liburan favoritmu bisa mencerminkan kepribadianmu yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved