Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGIN kencang tengah melanda wilayah Cirebon dan sekitarnya. Pemudik di pantai utara (pantura) diminta berhati-hati, khususnya jika di tepi jalan terdapat pohon rindang.
Prakirawan pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn, menjelaskan, berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Jatiwangi, Majalengka, untuk wilayah Majalengka dan sekitarnya, arah
kecepatan angin permukaan umumnya dari tenggara hingga selatan.
"Kecepatan maksimum mencapai 45 kilometer per jam," ungkap Faiz, Sabtu (1/6).
Angin kencang yang bertiup saat ini di wilayah Cirebon, menurut Faiz, disebabkan fenomena regional. Yaitu adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan di wilayah utara dan selatan equator. Semakin tinggi selisih tekanan udara antara dua daerah tersebut, maka kecepatan gerak massa udara (angin) juga akan semakin tinggi.
"Kondisi ini juga berdampak pada kenaikan tinggi gelombang di perairan utara Cirebon dan Indramayu," ungkap Faiz.
Dengan kecepatan angin saat ini bisa menimbulkan ketinggian gelombang maksimum antara 1 hingga 2 meter. Angin kencang, lanjut dia, juga menurunkan kelembapan udara relatif hingga mencapai 50%.
"Sehingga menyebabkan udara di sekitar terasa kering," ungkap Faiz.
Baca juga: Kemenhub Sebut Erupsi Gunung Agung tak Ganggu Penerbangan
Karena itu, khusus untuk pemudik yang melewati pantura Cirebon diminta untuk selalu berhati-hati. Khususnya jika ada pohon rindang di sepanjang jalur.
"Jangan lupa jaga kesehatan," ungkap Faiz.
Karena kondisi yang kering bisa menyebabkan debu-debu beterbangan dan bisa mengganggu kesehatan.
Sementara itu, dari jalur tol dilaporkan, mulai pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB, kendaraan yang melintas di Gerbang Tol (GT) Palimanan ke arah Jawa tercatat sebanyak 36.547 unit atau rata-rata 4.568 kendaraan per jam.
"Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 38,67% jika dibandingkan dengan sif yang sama pada Jumat (31/5) lalu," ungkap GMO PT LMS, Suyitno, Sabtu.
Adapun jumlah kendaraan pada Jumat yaitu sebanyak 22.416 unit dengan rata-rata 2.802 kendaraan setiap jamnya.
Sementara one way pada hari ini mulai diberlakukan pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.
"Karena padatnya lalu lintas, sebanyak 20 gardu yang ada di GT Palimanan dibuka semua," ungkap Suyitno. (OL-1)
Hujan deras dan angin kencang melanda Bangka Belitung, merusak puluhan rumah dan menumbangkan pohon. Seorang mahasiswi terluka akibat tertimpa pohon.
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Hasil pengamatan BMKG memperlihatkan sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Samudra Laut Cina Selatan, perairan utara Aceh, Samudra Hindia Barat Daya Lampung, Laut Jawa, Laut Sulawesi
ARUS lalu lintas dari dan menuju Kota Bandung mengalami kemacetan akibat pohon tumbang di Jalan Raya Lembang, tepatnya di Desa Gudang Kahuripan, Kabupaten Bandung Barat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, sedikitnya 10 rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
EMBARKASI Haji Bekasi memastikan telah siap 100 persen menyambut kedatangan ribuan jemaah haji 2026 asal Provinsi Jawa Barat (Jabar(
MENYAMBUT bulan April dengan semangat baru, ibis Bandung Pasteur menghadirkan promo spesial bertajuk “April Deals – Wargi Jabar”, yang ditujukan khusus bagi masyarakat Jawa Barat
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau biasa disapa KDM mengatakan jajarannya sudah menerapkan work from home atau WFH
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved