Danantara dan KAI Fokus Evakuasi Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur

Media Indonesia
28/4/2026 07:21
Danantara dan KAI Fokus Evakuasi Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur
Penumpang terjebak di dalam gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026).(Antara/Dhemas Reviyanto)

DANANTARA Indonesia memastikan terus melakukan koordinasi intensif dengan PT Kereta Api Indonesia atau KAI dalam proses evakuasi dan penanganan pascakecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa seluruh langkah penanganan saat ini difokuskan pada aspek keselamatan dan pemberian pertolongan pertama bagi seluruh pihak yang terdampak insiden tersebut.

"Kami akan terus memberikan informasi terbaru secara berkala seiring perkembangan situasi di lapangan," ujar Rosan dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (28/4) dini hari.

Duka Mendalam dan Kronologi Insiden

Atas nama Danantara Indonesia, Rosan menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek tersebut.

Berdasarkan laporan dari KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, gangguan perjalanan terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB. Insiden bermula saat KRL Commuter Line tertabrak oleh kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek, yang berdampak signifikan pada operasional perjalanan di lintas tersebut.

Data Korban & Evakuasi:
  • Korban: 3 orang meninggal dunia, 29 orang luka-luka.
  • Penumpang Selamat: 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dinyatakan selamat.
  • Prioritas: Penanganan medis korban dan evakuasi penumpang ke rumah sakit terdekat.

Dampak Operasional dan Pengamanan

Sebagai langkah pengamanan darurat, pihak berwenang menonaktifkan aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung-Bekasi Timur serta emplasemen Bekasi Timur. Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses evakuasi sarana kereta yang terdampak.

Akibat insiden ini, KAI terpaksa menghentikan sementara seluruh perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, Jakarta. KAI juga telah menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang terjadi dan berkomitmen memberikan kompensasi kepada para korban.

Layanan Informasi Resmi

Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Dony Oskaria menegaskan bahwa keselamatan masyarakat ialah prioritas tertinggi sesuai instruksi Presiden.

Bagi keluarga penumpang yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban, PT KAI menyediakan saluran komunikasi resmi:

Layanan Kontak
WhatsApp Resmi 0811-2223-3121
Call Center 121

Saat ini, pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur tersebut. (Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya