Rano Karno Berencana Tambah Trem di Kota Tua Jakarta

Mohamad Farhan Zhuhri
09/4/2026 19:09
Rano Karno Berencana Tambah Trem di Kota Tua Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (9/4)(Farhan Zhuhri/MI)

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan kebijakan kawasan rendah emisi (low emission zone/LEZ) di Kota Tua tidak berhenti.  Pemprov DKI menyiapkan moda transportasi ramah lingkungan yakni trem di Kota Tua Jakarta.

“Memang salah satu tujuan pertama untuk mengurangi emisi. Ada satu format, mungkin rencana kita akan membangun trem di dalam Kota Tua itu,” ujar Rano di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/4).

Ia menuturkan, konsep trem bukan hal baru bagi Jakarta. Moda transportasi ini pernah beroperasi di Ibu Kota pada masa lalu, khususnya melayani rute kawasan pusat kota hingga pelabuhan.

“Dulu dari Harmoni ke Pasar Baru sampai Kota Tua itu ada trem. Saya masih ingat waktu kecil sempat naik. Itu sebetulnya bisa menurunkan emisi,” katanya.

Menurut dia, pengembangan trem di Kota Tua kini masih dalam tahap perencanaan awal. Pemprov DKI menekankan integrasi antarmoda agar sistem transportasi berjalan efektif, termasuk dengan jaringan MRT Jakarta yang juga akan melintasi kawasan tersebut.

“Ini sedang kita siapkan, tapi harus didesain bersama-sama dengan MRT, karena di situ juga akan menjadi jalur MRT,” ujarnya.

Kawasan Kota Tua sendiri telah lebih dulu ditetapkan sebagai zona rendah emisi pada era Gubernur Anies Baswedan. 

Kebijakan itu mulai diuji coba pada 2021 dengan pembatasan kendaraan bermotor berbahan bakar fosil di sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Kali Besar Barat dan Timur.

Program LEZ tersebut bertujuan menekan polusi udara sekaligus mengembalikan fungsi kawasan heritage sebagai ruang publik yang ramah pejalan kaki. 

Dalam implementasinya, hanya kendaraan tertentu seperti sepeda, kendaraan listrik, dan angkutan umum ramah lingkungan yang diizinkan melintas. (Far)
Videos



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya