Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Metro Jaya mengungkap motif sementara di balik kasus pembunuhan seorang perempuan yang jasadnya ditemukan dalam kondisi mengering di rumahnya di kawasan Meruyung, Depok, Jawa Barat.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pelaku pembunuhan diduga merupakan suami siri korban yang berinisial ARH, 44.
“Motif sementara pembunuhan diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi,” kata Budi Hermanto dalam keterangannya.
Menurut Budi, tersangka diketahui tidak memiliki pekerjaan. Ia diduga menyimpan rasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban. Kondisi tersebut kemudian memicu tindak kekerasan yang berujung pada pembunuhan.
Polisi berhasil mengamankan ARH pada Minggu (8/3) sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Penangkapan dilakukan oleh tim Subdit 3 Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
“Saat ini kasus tersebut dalam proses penyidikan Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” ujar Budi.
Kasus ini sebelumnya sempat ramai diperbincangkan di media sosial setelah jasad korban berinisial DH, 56, ditemukan dalam kondisi mengenaskan di rumahnya pada Sabtu (7/3). Jasad korban ditemukan dalam keadaan mengering dan tertutup tumpukan pakaian serta papan setrika.
Di atas tubuh korban juga ditemukan taburan bubuk kopi yang diduga sengaja disebarkan untuk menyamarkan bau menyengat dari jasad korban. Saat ditemukan, kondisi rumah korban dilaporkan dalam keadaan berantakan.
Penemuan jasad tersebut bermula ketika anak korban berinisial LL datang ke rumah untuk membersihkan tempat tinggal ibunya. Saat itulah ia menemukan kondisi mencurigakan yang kemudian mengarah pada penemuan jasad korban.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban terakhir kali terlihat oleh tetangga pada September 2025. LL sebelumnya juga sempat datang ke rumah tersebut pada Februari lalu, namun tidak menaruh kecurigaan karena mengira ibunya sedang berada di luar kota. Saat itu ia juga tidak mencium bau yang mencurigakan dari dalam rumah.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut.
Selain mendalami motif pembunuhan, polisi juga menelusuri hilangnya sejumlah barang milik korban, termasuk ponsel dan sepeda motor. Penyelidikan juga difokuskan pada kronologi kejadian serta hubungan antara korban dan tersangka sebelum peristiwa tragis itu terjadi. (Ant/Z-2)
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved