Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap kasus perdagangan baju bekas impor sebanyak 439 bal (ball press) yang diduga berasal dari Korea Selatan, China, dan Jepang.
"Kalau kita hitung 439 koli itu bernilai kurang lebih Rp4,2 miliar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Budi Hermanto dikutip dari Antara, Sabtu (22/11).
Penindakan dilakukan pada 11 November di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur, dan pada 16 November di Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Budi menjelaskan modus operandi para pelaku, yaitu memasukkan barang pakaian bekas impor (thrifting) dan diedarkan di beberapa wilayah di DKI dan sekitarnya.
Sebanyak 12 saksi telah diamankan, yakni IR alias O sebagai penanggung jawab barang, J alias K sebagai koordinator, SW sebagai pemilik ekspedisi, para sopir truk, kernet, serta sopir mobil pikap. Barang bukti yang disita meliputi 439 bal pakaian bekas, tiga truk Colt Diesel Double, dua truk Fuso, tiga mobil pikap, serta satu ponsel milik IR.
Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Edy Suranta Sitepu mengatakan bahwa penyidikan masih terus berproses, termasuk diduga pemilik, kemudian juga asal barang. Ia menambahkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, asal barang itu ada dari Korea Selatan, China, dan Jepang.
"Kami tidak akan memberi ruang kepada para pelaku kejahatan yang melanggar ketentuan dan kepolisian akan berupaya untuk menciptakan iklim investasi yang sehat termasuk memastikan keamanan barang yang beredar di Indonesia," tandas dia. (Ant/Z-10)
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved