Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Hery Gunardi menyampaikan pihaknya tengah melakukan pendalaman dan menunggu hasil penyelidikan dari Polri perihal adanya kepala cabang yang diduga diculik dan dibunuh.
"Karyawan yang meninggal itu kita sedang lakukan pendalaman, kita juga prihatin. Sepertinya diculik, saya lihat di videonya itu diculik dari mobil, dimasukin mobil terus dibawa, ternyata meninggal tadi pagi," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, Jakarta, Kamis (21/8).
Pendalaman yang dilakukan perseroan berkaitan dengan melihat sebab, apakah itu terkait dengan upaya penagihan atau hal lainnya. Untuk itu Hery menyatakan belum dapat berkomentar lebih jauh.
"Apakah itu ada kaitan dengan penagihan? Collection? Atau gimana? Itu kita belum dapat. Polisi sedang melakukan pendalaman untuk itu. Nanti kalau ada berita positif akan kami update," terangnya.
Hal itu ia sampaikan setelah mendapatkan pertanyaan dalam RDP dari anggota Komisi VI Ismail Bachtiar. Ismail menanyakan ihwal jam kerja para karyawan BRI yang dinilai terlalu lentur.
Dari informasi yang ia terima, penagihan masih dilakukan oleh karyawan BRI pada pukul 23.00. Dia khawatir karena jam kerja yang berlebih itu menjadi salah satu sebab peristiwa penculikan dan pembunuhan tersebut.
"Bukan 1-2 kali menerima masukan dan keluhan oleh stakeholder, khususnya karyawan-karyawan bapak-bapak di bawah. Mohon kiranya dalam memberikan target kepada karyawan untuk senantiasa memperhatikan dampak risiko yang mungkin saja mereka hadapi," kata Ismail.
"Semoga kejadian yang baru viral hari ini itu tidak terkait dengan kejadian yang terjadi oleh Bank BRI. Khususnya ditemukan jenazah kepala cabang Bank BRI yang ditemukan meninggal dunia setelah kemarin videonya viral diculik oleh sekelompok orang," lanjutnya.
Ismail mendorong agar BRI lebih memperhatikan keselamatan kerja para pegawainya. Dia juga mendorong agar perseroan mau melibatkan kerja sama TNI dan Polri dalam melakukan penagihan, utamanya di jam-jam yang tak lazim.
"Banyak yang mengeluh ke saya karyawan itu kadang sampai jam 11 malam masih harus di rumah nasabah untuk menagih. Ini penting untuk menjadi perhatian kita bahwa mereka ini bukan robot, Pak, manusia. Saya mendorong supaya ada kerjasama lintas sektor khususnya dengan TNI Polri," pungkasnya. (Mir/P-2)
Dapatkan BRI Debit FC Barcelona di booth BRI SOGO pilihan. Buka rekening BRI, top up fresh fund Rp10 juta, dan nikmati kartu eksklusif serta reward spesial.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menggelar pengundian Program BRI Debit FC Barcelona di Kantor Pusat BRI, Jakarta (28/4) sebagai bentuk apresiasi bagi nasabah.
BRI Consumer Expo 2026 hadir di Ciputra World Surabaya 24-26 April. Nikmati promo KPR bunga 1,75%, cashback Rp75 juta, hingga konser Tiara Andini & Judika.
BRI menghadirkan kemudahan kurban lewat aplikasi BRImo. Praktis, aman, dan bisa dari mana saja. Dapatkan cashback hingga Rp300 ribu untuk pengguna pertama.
Informasi terbaru mengenai daftar bunga KUR BRI 2026. Simak rincian suku bunga, plafon pinjaman, dan syarat pengajuan untuk UMKM.
Promo Spesial BRI Kartini hadir dengan diskon hingga 50% di restoran, beauty clinic, hingga home living. Belanja lebih hemat pakai Kartu BRI dan BRImo.
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved