Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin memberikan klarifikasi terkait video viral di media sosial yang menampilkan seorang petugas polisi lalu lintas menyebut istilah "SIM Jakarta" saat memeriksa pengendara.
Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat petugas menghentikan sebuah kendaraan pada Sabtu (12/7). Ketika diminta menunjukkan surat-surat kendaraan, pengemudi memberikan sebuah SIM yang ternyata bukan diterbitkan oleh Kepolisian RI.
"Namun, SIM yang diberikan bukan SIM yang dikeluarkan oleh Polri. Maka dikembalikan kepada pemiliknya, selanjutnya anggota menanyakan SIM Jakarta. Nah, maksudnya SIM Jakarta itu SIM yang dikeluarkan oleh Polri," kata Komarudin dikutip Antara, Jumat (18/7).
Ia menjelaskan bahwa istilah "SIM Jakarta" yang disebut petugas merupakan kekeliruan dalam penyampaian. Seharusnya, petugas menyebutkan "SIM A" yang berlaku secara nasional, bukan berdasarkan domisili.
"Jadi, kesalahan di sini adalah kesalahan anggota dalam menyampaikan, yang keburu terekam oleh kamera dan itulah yang diviralkan," jelasnya.
Saat dikonfirmasi terkait SIM yang diberikan pengendara, Komarudin menyebut bentuk dan ukurannya menyerupai SIM biasa, namun dengan warna yang berbeda.
"Namun, warnanya berbeda. SIM kita putih, tapi ini warnanya agak kebiruan. Kalau setahu kami, SIM biru itu adalah SIM yang dikeluarkan oleh POM TNI untuk mengendarai kendaraan dinas TNI," katanya.
Sebelumnya, sebuah akun Instagram @_thinksmart.id mengunggah video yang memperlihatkan pengendara mobil dihentikan petugas di jalan tol. Dalam narasinya, akun tersebut menulis bahwa pengendara diberhentikan bukan karena pelanggaran lalu lintas, melainkan karena SIM-nya bukan “terbitan Jakarta”.
"Kemarin seorang pengendara dihentikan polisi di jalan tol, bukan karena ngebut, bukan karena lampu mati, bukan juga karena spion copot. Tapi karena SIM-nya bukan terbitan Jakarta," tulis akun tersebut.
Akun tersebut juga menyindir bahwa kini berkendara di Jakarta seolah memerlukan syarat tambahan berupa SIM dan KTP yang "matching" dengan plat kendaraan. (Ant/P-4)
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjelaskan persoalan petugas meminta SIM Jakarta Saat menilang pengemudi mobil.
DIREKTUR Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengklarifikasi video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang petugas menanyakan "SIM Jakarta" kepada pengendara
Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan menjelaskan, kejadian penjambretan tersebut terjad pada pukul 15.40 WIB.
Wali Kota New York Zohran Mamdani mengecam keras aksi kekerasan oknum polisi NYPD terhadap seorang pria di Brooklyn.
Ia mengaku telah melihat video yang viral terkait akan hal itu dan memastikan telah menjatuhkan sanksi ASN yang bersangkutan.
Aksi nyawer pengusaha di Pamekasan saat konser Valen Akbar viral di media sosial. Tradisi hiburan ini menuai pujian sekaligus kritik dari warganet.
Video pria joget di dapur MBG viral. BGN beri teguran keras dan bekukan SPPG karena tak sesuai standar dan tanpa APD.
LPDP akan memanggil AP, suami dari DS terkait video viral paspor Inggris anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved