Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengungkap sebanyak 1.449 kasus kejahatan jalanan yang terjadi selama periode April hingga Juni 2025. Ribuan kasus tersebut merupakan hasil operasi yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) bersama jajaran Satreskrim Polres.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kegiatan operasi yang dilakukan Ditreskrimum bersama Satreskrim Polres Jajaran.
Selain itu, sebanyak 49 kasus pemerasan yang dilakukan kelompok preman dan debt collector juga berhasil dibongkar dalam lanjutan operasi premanisme.
"Setelah operasi premanisme kemarin digelar, kita masih mengungkap kembali sebanyak 49 kasus pemerasan yang yang dilakukan oleh kelompok-kelompok, baik itu debt collector maupun kelompok-kelompok premanisme," kata Wira, Selasa (8/7).
Dari seluruh kasus kejahatan tersebut, polisi telah menangkap 1.745 tersangka, yang terdiri dari:
Sebanyak 52 tersangka tercatat sebagai residivis atau pelaku yang pernah terlibat tindak pidana sebelumnya.
Dalam pengungkapan kasus-kasus tersebut, aparat juga menyita berbagai barang bukti kejahatan, antara lain:
(P-4)
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved