Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM mengantisipasi lonjakan pengguna Commuter Line Jabodetabek di Stasiun-stasiun sekitar pusat kegiatan Kampanye Akbar oleh masyarakat pada pagi hari ini Sabtu (10/2), KAI Commuter melakukan antisipasi-antisipasi untuk tetap dapat melayani pengguna Commuter Line aman dan lancar pada hari ini.
"Jika diperlukan KAI Commuter juga akan melakukan rekayasa pengaturan pola operasi perjalanan KRL mengikuti situasi di lintas," kata Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, Sabtu (10/2).
Untuk tetap dapat melayani pengguna dengan aman dan nyaman, KAI Commuter melakukan penambahan personil pengamanan dari internal dan unsur TNI/Polri di stasiun-stasiun sekitar pusat kegiatan tersebut seperti Stasiun Ancol dan Stasiun Palmerah. KAI Commuter juga menyiagakan menyiagakan mobil Rescue dan mobil ambulans serta tenaga medis untuk dukungan layanan.
Baca juga : KAI Sudah Vaksinasi Covid 20.334 Penumpang di Stasiun
"KAI Commuter juga akan memberlakukan sistem buka tutup antrean pengguna yang akan masuk ke area peron stasiun jika keadaan sudah ramai, terutama pada stasiun transit Kampung Bandan sebagai stasiun transit untuk menuju Stasiun Ancol," ujarnya.
KAI Commuter juga akan menyiagakan petugas-petugas pelayanan untuk membantu pelayanan di stasiun-stasiun tersebut.
Pada pelayanan operasional perjalanan Commuter Line hari ini mengoperasikan sebanyak 1.037 perjalanan, KAI Commuter juga akan terus memantau dan melakukan antisipasi dengan melakukan rekayasa pola operasi secara situasional sesuai dengan kondisi di lintas.
Baca juga : Imbas Covid Jumlah Penumpang KRL Semakin Menurun Capai 20%
Dari pantauan di lapangan, KAI Commuter mencatat peningkatan yang cukup signifikan pada jumlah pengguna yang turun di Stasiun Ancol dan Palmerah pada pagi hari ini. Hingga pukul 08.30 WIB, tercatat sebanyak 3.170 orang yang turun di Stasiun Ancol, yang rata-rata hanya sebanyak 350 orang pada pagi hari.
Sementara itu, di Stasiun Palmerah hingga waktu yang sama tercatat sebanyak 7.299 orang yang turun di stasiun tersebut. Angka tersebut juga mengalami kenaikan jika dibanding dengan pengguna yang keluar di Stasiun Palmerah pada pagi hari di hari libur yaitu rata-rata sebanyak 4.500 orang.
"PT KCI menghimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line untuk tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan, selalu ikuti arahan dan instruksi dari petugas di stasiun. Bagi pengguna yang membawa anak, pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan selama dalam perjalanan," jelas Anne.
Baca juga : Awal Tahun, Penumpang MRT Jakarta Alami Kenaikan
Bagi pengguna yang menunggu di area peron, selalu dahulukan pengguna yang akan keluar, serta berdiri tidak melewati garis aman dan menghalangi pengguna yang akan keluar dari dalam commuterline.
KAI Commuter juga menghimbau masyarakat dan para pengguna untuk selalu menjaga ketertiban dan keselamatan bersama. Untuk Informasi terupdate seputar perjalanan Commuter Line dapat diakses melalui aplikasi C-Access atau media sosial @commuterline, dan call center 021-121. (Z-3)
Baca juga : 92% Pengadaan Sarana KRL Digarap Inka
Kapolda DIY memastikan pengawasan akan diperketat di jalur-jalur yang memiliki kondisi tertentu guna mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas.
Berbagai fasilitas pendukung telah disediakan, antara lain ruang laktasi, toilet khusus perempuan dan anak, ruang bermain anak, serta fitur KAI Female Seat Map
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana merevitalisasi kawasan kota tua secara menyeluruh
Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan keamanan serta keselamatan di seluruh jalur kereta api.
Coway Co Ltd, perusahaan teknologi pemurni air asal Korea Selatan, berkomitmen mendukung program berkelanjutan di Indonesia. Itu ditandai melalui kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia.
Trans-Jakarta juga membuka lima rute angkutan malam hari (Amari) dari Terminal Pulo Gebang menuju terminal-terminal lain di Jakarta.
Hingga Selasa (28/04), korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 14 orang, sementara puluhan lainnya masih dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.
Netty menekankan pentingnya layanan pendampingan psikologis bagi para korban selamat serta keluarga korban.
Puan menilai, tabrakan ini merupakan alarm keras bahwa kompleksitas jalur kereta di wilayah metropolitan sudah sangat tinggi.
Hingga saat ini, data sementara mencatat 14 korban meninggal dunia serta 79 korban luka-luka yang masih dalam penanganan di berbagai rumah sakit.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved