Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jembatan Otista di Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/12). Kondisi jembatan tersebut kini sudah lebih lebar setelah dikerjakan selama 7,5 bulan.
"Jembatan ini, Jembatan Otista ini, merupakan jembatan yang menjadi salah satu menjadi problem di Kota Bogor karena menyempit sehingga jembatan ini dilebarkan dan kalau kita lihat sekarang sudah lebih dari cukup (lebarnya)," ujar Presiden Jokowi seusai peresmian. Pada acara itu hadir Wali Kota Bogor Bima Arya.
Presiden menyampaikan perbaikan jembatan tersebut menelan biaya Rp50 miliar. Presiden mengatakan konstruksi lama dari Jembatan Otista tetap dipertahankan.
Baca juga: Masuk Musim Hujan, Jokowi Minta Para Petani Segera Lakukan Penanaman
"Tetep dijaga, tadi saya ke bawah (jembatan) juga melihat apa itu konstruksi lengkung itu tetap tidak dihilangkan," imbuh presiden.
Pada kesempatan yang sama, Bima Arya mengatakan Jembatan Otista dibangun pada 1920 dengan pondasi lengkung. Jembatan itu pernah diperlebar pada 1970-an dan 1990-an. Karena Jembatan itu merupakan arus lalu lintas utama Kota Bogor, Bima Arya mengatakan perbaikan jembatan menimbulkan kemacetan.
"Karena itu, ketika 2015 kami melakukan kajian dan muncullah kemudian kebijakan sistem satu arah diberlakukan sistem satu arah di seputar istana ini mengurangi kemacetan. Tetapi ternyata titik ini adalah titik penyempitan utama, karena itu warga meminta kepada pemerintah kota untuk melebarkan," paparnya.
Baca juga: Istana Tanggapi Banner Jokowi Alumnus UGM Paling Memalukan
Pelebaran Jembatan Otista, sambung Bima Arya, dilakukan pada awal tahun ini dengan masa perbaikan selama 7,5 bulan.
"Perjalanan yang tidak mudah bapak presiden, karena warga harus cukup bersabar bukan saja bersabar karena kemacetan yang ditimbulkan," ucapnya. (Z-1)
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
Siswa di daerah itu terpaksa berangkat dan pulang sekolah dengan melintasi pipa air karena jembatan yang biasa mereka lalui ambruk dan tak kunjung dibangun kembali.
Ground breaking Jembatan Garuda Tahap IV di Sorong Barat resmi dimulai. Proyek strategis ini bertujuan meningkatkan konektivitas dan ekonomi Papua Barat Daya.
Kabupaten Bekasi dengan luas wilayahnya masih membutuhkan banyak pembangunan jembatan penghubung.
Ratusan jembatan itu dibangun untuk membantu masyarakat di daerah terdampak bencana dan wilayah-wilayah yang membutuhkan akses penghubung.
Seorang jenderal bintang empat memimpin langsung pembangunan jembatan, baik yang berukuran besar maupun jembatan kecil yang berada di desa-desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved