Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA kelompok massa terlibat bentrok di pekarangan sebuah kafe di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (17/10) malam. Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki HaryadI menjelaskan bentrok tersebut dipicu oleh perebutan penguasaan lahan.
Hengki mengatakan 40 orang dari kedua kelompok masyarakat yang terlibat bentrokan telah ditangkap dan dibawa ke Mapolda Metro Jaya.
"Tadi sekira pukul 19.00 WIB terjadi keributan antara dua kelompok massa. Bentrokan diawali konflik ataupun penguasaan lahan dari dua kelompok ini," ujar Hengki di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/10).
Hengki mengatakan sebelumnya pihak kepolisian sempat mempertemukan kedua kelompok tersebut untuk dimediasi. Namun, saat musyawarah berlangsung, terjadi keributan yang diawali dengan pemukulan terhadap anggota salah satu pihak.
Hengki menegaskan, pihaknya tidak akan mentoleransi adanya aksi premanisme di DKI Jakarta. Pihaknya akan menindak tegas kedua kelompok yang terlibat bentrokan tersebut.
"Aksi premanisme ini tidak boleh kita biarkan dan sekali lagi kita akan tindak tegas. Siapa yang bersalah akan kami tindak tegas,” kata Hengki.
Namun, Hengki enggan menyebutkan identitas kedua kelompok massa tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait objek lahan yang menjadi rebutan kedua kelompok masyarakat tersebut dan memeriksa 40 orang yang ditangkap.
"Masih kita dalami, oleh karenanya kita harus periksa dulu. Legal standingnya siapa, yang berhak alasannya siapa yang berhak dan sebagainya,” tutup Hengki. (OL-15)
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved