Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH video di media sosial menunjukkan pengendara mobil yang sedang melakukan komplain karena kendaraannya terdeteksi salah golongan di Gerbang Tol Kelapa Gading.
Kendaraan berjenis LMPV yang dikendarai sang perekam video terdeteksi sebagai kendaraan golongan II, sementara mobil jenis LPMV seharusnya masuk dalam kendaraan golongan I. Akibatnya terjadi kelebihan pembayaran di gerbang tol.
Menanggapi video tersebut, PT Jakarta Tollroad Development (JTD) Jaya Pratama, selaku pengelola ruas tol Kelapa Gading-Pulo Gebang, membenarkan peristiwa yang terjadi pada Senin (19/9) tersebut.
"Yang mengalami salah golongan sejumlah 2 kendaraan, dimana seharusnya menggunakan kendaraan golongan 1 namun terdeteksi sebagai kendaraan golongan 2 dan selanjutnya petugas Customer Service PT JTD Jaya Pratama menerima Komplain/keluhan tersebut," ujar Charles Ghiroth, Kepala Divisi Operasi PT JTD Jaya Pratama dalam keterangannya.
Charles menambahkan, sesuai dengan SOP penanganan salah golongan, telah dilakukan pengecekan dan setelah verifikasi tersebut PT JTD Jaya Pratama langsung mengembalikan uang selisih tarif beda golongan kepada pengguna jalan.
Baca juga : 153 Pedagang PRJJ di Sawangan Kota Depok Keluhkan Mahalnya Sewa Kios
"Atas kejadian tersebut kami memahami ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan. Untuk itu PT JTD Jaya Pratama selaku pengelola Jalan Tol Ruas Kelapa Gading-Pulo Gebang menyampaikan permohonan maaf untuk ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan," kata Charles.
Ia memastikan, kejadian tersebut tidak ada unsur kesengajaan dari pihak pengelola. Namun, merupakan adanya kegagalan penggolongan oleh sistem akibat terlalu sensitifnya sensor golongan.
Untuk mengantisipasi kejadian yang serupa PT JTD Jaya Pratama akan meningkatkan keandalan sistem peralatan transaksi dan SOP penanganan yang lebih cepat.
"Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jalan dapat menyampaikan keluhan langsung ke petugas kami dilapangan untuk dapat langsung diselesaikan dilokasi atau melalui Call Center 0811-1375-711 dan media social Instagram @jtd_tol," pungkas Charles. (RO/OL-7)
Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan menjelaskan, kejadian penjambretan tersebut terjad pada pukul 15.40 WIB.
Wali Kota New York Zohran Mamdani mengecam keras aksi kekerasan oknum polisi NYPD terhadap seorang pria di Brooklyn.
Ia mengaku telah melihat video yang viral terkait akan hal itu dan memastikan telah menjatuhkan sanksi ASN yang bersangkutan.
Aksi nyawer pengusaha di Pamekasan saat konser Valen Akbar viral di media sosial. Tradisi hiburan ini menuai pujian sekaligus kritik dari warganet.
Video pria joget di dapur MBG viral. BGN beri teguran keras dan bekukan SPPG karena tak sesuai standar dan tanpa APD.
LPDP akan memanggil AP, suami dari DS terkait video viral paspor Inggris anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved