Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya menangkap 66 orang terkait kasus narkoba. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan penangkapan tersebut dilakukan selama Operasi Kamtibmas yang berlangsung dari 21 Agustus hingga 25 Agustus 2022.
Zulpan menjelaskan selain mengamankan 66 tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti ganja seberat 626,75 kg, sabu seberat 141,9 kilogram, dan pil ekstasi sebanyak 108.128 Butir.
"Ini sebagai wujud nyata komitmen dari Polda Metro Jaya khususnya dalam narkoba. Kita sudah biasa mengungkap narkotika di Polda Metro Jaya, artinya tidak ada toleransi, tetapi komitmen yang ditunjukkan ini adalah dalan 4 hari kita bisa mengungkap begitu banyak Peredaran yang ada di wilayah kita," kata Zulpan, di Jakarta, Jumat (26/8).
Zulpan menjelaskan para tersangka narkoba disangkakan dengan UU RI Nomor 35 tahun 2009, Pasal 114, tentang narkotika, dengan ancaman pidana minimal penjara 5 tahun dan maksimal hukuman mati.
Selain narkoba, polisi juga menyita 27.650 botol minuman keras yang tidak memiliki izin atau ilegal dan membahayakan bagi kesehatan masyarakat.
Lebih lanjut, Zulpan menjelaskan operasi Kamtibmas adalah komitmen Polda Metro Jaya untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kesejukan bagi masyarakat Ibu Kota dari berbagai gangguan dan tantangan kejahatan.
“Perintah Kapolda, kegiatan penertiban ini harus dilakukan setiap minggu di masing-masing Polres, dan setiap bulannya akan dilakukan evaluasi di tingkat Polda,” pungkasnya. (OL-8)
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved