Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GARA-gara menggelapkan kerupuk senilai Rp3 miliar, tiga orang karyawan PT Tanindo Prima Multi ditangkap Polresta Tangerang di Tangerang, Banten.
Ketiga orang tersebut l adalah YS, SM dan UW. Selain itu petugas juga menciduk dua orang penadah, yaitu SH dan AY.
"Mereka kami ciduk setelah adanya laporan dari pihak perusahaan," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Zamrul Aini, Sabtu (21/5).
Lebih jauh Kasat menjelaskan, manajemen perusahaan melaporkan penggelapan tersebut, berawal dari rasa mereka terhadap YS yang bertugas sebagai staf gudang.
Setelah dilakukan penyelidikan, lanjutnya, petugas menangkap yang bersangkutan dan dua orang sopir diperusahaan tersebut, yaitu, SM dan UW.
Baca juga: Beredar Kabar Perampokan Bersenpi di Jakbar, Polisi: Hoaks
"Mereka kami tangkap karena terbukti bekerjasama mengeluarkan kerupuk dari dalam gudang tanpa surat jalan," kata dia.
Kemudian barang tersebut, tambah Kasat, disimpan di salah satu kontrakan di daerah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten.
Setelah itu dijual kepada dua orang langganan yang biasa membeli ke PT Tanindo Prima Multi dengan harga lebih murah.
"SH dan AY (penadah) tergiur membeli barang itu karena lebih murah," papar Kasat.
Dalam sekali melakukan aksinya, kata Kasat, ketiga karyawan perusahaan tersebut mampu mengeluarkan 500-1.000 bal kerupuk dari dalam gudang.
Akibat perbuatannya perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 3 miliar.
"Dari hasil audit perusahaan kerugian sekitar Rp 3 miliar. Angkanya sebesar itu karena penggelapan tersebut sudah berlangsung selama 8 tahun," unkkapnya.
Adapun barang bukti yang diamankan pertugas, kata Kasat berupa, hasil rekaman CCTV, dua kendaraan roda empat, 1.000 bal kerupuk dari dalam kontrakan dan uang tunai sebesar Rp 83 juta.
"Kendaraan yang diamanakan adalah satu truk pengangkut kerupuk dan satu mobil milik salah satu tersangka yang dibeli menggunakan uang hasil kejahatan itu. Sedangkan uang Rp 83 juta disita dari tangan tersangka," tandasnya. (SM/OL-09)
PABRIK plastik di Jalan Bojong Raya Nomor 26 RT 05/RW 04 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, terbakar Jumat (20/3) dini hari. Kebakaran diduga akibat pabrik tersebut dilempari petasan
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi atas peresmian pabrik VinFast yang dilaksanakan tepat waktu.
pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 300.000 unit kendaraan listrik per tahun,
PERMINTAAN global terhadap praktik produksi berkelanjutan terus meningkat. Karenanya, instalasi panel surya dipasang pada pabrik Aneka Rimba Indonusa di Gresik, Jawa Timur.
Pembangunan pabrik memasuki tahap lanjutan dengan kesiapan infrastruktur yang terus dikejar.
Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Polda Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Semarang, Jawa Tengah.
Mantan anggota Polri Robig Zaenudin dipindahkan ke Nusakambangan karena diduga mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas Semarang.
Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.031 personel gabungan untuk mengamankan aksi BEM UI terkait gugatan UU TNI dan solidaritas Andrie Yunus.
Budi mengatakan personel akan ditempatkan di gereja-gereja, titik keramaian, hingga lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat Kristiani selama perayaan Paskah.
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved