Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREMPUAN bernama Neira Jacqueline menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) selama empat tahun yang dilakukan suaminya.
Diketahui, korban KDRT sempat bercerita tentang pengalamannya mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya melalui Twitter dengan akun @neirajcqs.
Neira telah melaporkan perbuatan suaminya itu ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/5981/XI/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 29 November 2021 mengenai dugaan KDRT yang dilakukan oleh suaminya MFH.
Namun, kasus KDRT yang diduga dilakukan oleh suaminya itu tak kunjung diproses oleh penyidik. Lantaran itu, pihak Neira menyurati dan mendatangi Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk mediasi, di Polda Metro Jaya, Jakarta, kemarin.
Kuasa hukum Neira, Odie Hudiyanto, meminta Kapolda untuk mengusut kasus yang diduga sarat dengan cacat hukum. Pihaknya, juga meminta penangguhan penahanan Neira.
Pasalnya, ibu beranak satu itu malah ditahan di Polda Metro Jaya sejak 14 Januari 2022. Penahanan dilakukan polisi usai suami korban MFH melaporkan Neira atas pencurian akses Facebook pada 14 November 2021.
"Kami audiensi minta Kapolda langsung melakukan pengawasan dan perintah kepada unit di Kriminal Khusus untuk segara melakukan telaah lagi dan minta penangguhan penahanan karena Neira punya anak bayi," terang Odie, Selasa (25/1).
Usai mediasi dengan Kapolda Metro, pihaknya langsung diminta untuk mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
Diarahkannya kuasa hukum dan keluarga Neira ke Ditreskrimsus untum mencari titik terang terkait kasus KDRT yang dialami Neira. (OL-13)
Baca Juga: Sudah Empat Tersangka Pengeroyokan Lansia di Jaktim
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved