Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya memastikan benda hitam mencurigakan yang menyerupai bom di di dalam tong sampah di Kampung Caman Raya Baru, Jakasampurna, Kota Bekasi, bukanlah bom. Karena hanya menyerupai bom dengan kabel-kabel pada benda tersebut yang tidak memiliki pemicu ledakan.
“Keterangan awal ini adalah bahwa memang menyerupai (bom) tapi tidak ada pemicunya cuma kabel-kabel,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Senin (23/8).
Pihak kepolisin pun sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi. Sanksi melihat pertama, bahwa memang ada orang yang berkendara dengan sepeda motor. Kemudian, membuang kotak benda hitam itu ke dalam tong sampah, kemudian dilaporkan kepada Polres Metro Bekasi Kota.
Polres Bekasi pun masih terus melakukan penyelidikan kepada saksi lainnya. Termasuk mencari kamera CCTV di sekitar tempat kejadian.
Baca juga: Jakarta Di Peringkat Pertama Perencanaan Tata Kota Terburuk Sedunia
“Jadi intinya bahwa itu menyerupai saja, tetapi tidak ada alat pemicunya, sekarang Polres sudah melakukan penyelidikan, masih memeriksa beberapa saksi. Kemudian, apakah kemungkinan ada CCTV, masih dalami, masih dalam penyelidikan unit reserse Polres Metro Bekasi Kota,” ungkapnya.
Sebelumnya, ada warga yang melaporkan ke Polres Bekasi terkait adanya benda mencurigakan yang ditemukan di dalam satu tong tempat sampah di daerah Jakasampurna, Bekasi. Benda tersebut menyerupai bahan peledak lantaran menggunakan bungkusan hitam dan terdapat kabal.
Kemudian tim segera ke TKP, sekitar pukul 07.00 pagi. Kapolres Bekasi Kota, Kompol Armayni langsung mengecek kemudian melihat benda yang mencurigakan tersebut. Lalu dipasang garis polisi atau police line dengan didatangkan langsung, karena tim penjinak bom bertugas untuk melakukan olah TKP. (OL-4)
LONJAKAN penumpang terjadi secara signifikan di titik pemberhentian bus Trans Wibawamukti, Kawasan Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejak pagi hingga siang hari.
kecelakaan kereta KRL dengan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Senin malam (27/4). Salah satu korban meninggal dunia merupakan guru SDN Pulogebang 11, ibu Nurlaela
Berdasarkan informasi yang didapat, CommuterLine sedang berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur. Beberapa saat kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat memasuki jalur
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan permohonan maaf atas insiden abrakan antara KRL Bekasi dengan KA Argo Bromo Anggrek.
KERETA rel listrik (KRL) jurusan Bekasi-Jakarta Kota mengalami kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek di area stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Sinar Mas Land Expo 2026 hadir di Bekasi dengan promo besar: diskon hingga Rp100 juta, KPR mulai 1%, dan benefit hingga 35%. Cek detailnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved