Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya AKP Bambang Krisnadi mengungkap kronologi seorang pria berinisial AHH yang mengaku sebagai anggota Polri saat diberhentikan di Jalan Tol Kuningan arah Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (15/6).
Bambang menjelaskan, awalnya petugas mencurigai mobil yang dikendarai AHH yang diduga pelat nomor palsu. Saat dihentikan oleh petugas, AHH lalu memperlihatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai polisi berpangkat Iptu yang berdinas di Biro Paminal Divisi Propam Mabes Polri.
Kecurigaan polisi kian bertambah kuat. Pasalnya, saat melihat foto pada KTA itu memiliki latar belakang merah.
Baca juga : Sempat Positif Covid, Ketua IPW Neta S. Pane Meninggal Dunia
"Padahal merah itu untuk perwira ke atas," ujar Bambang, ketika dihubungi, Rabu (16/6).
Bambang mengatakan petugas lalu membawa AHH ke Polda Metro Jaya untuk menyelidiki lebih lanjut soal statusnya sebagai polisi. Namun, sebelum memasuki gerbang Polda Metro Jaya, AHH mencoba melarikan diri. Petugas piket yang berada di Mapolda Metro Jaya lalu mengamankan AHH.
"Saat mau jalan lagi dipotong lagi sama anggota saya. Sampai akhirnya diberhentikan di halte depan Polda itu," tutur Bambang.
AHH kemudian diserahkan ke Unit Jatanras Ditreskrimum PMJ untuk pengusutan dugaan penggunaan identitas dan pelat palsu tersebut. (OL-2)
Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Polda Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Semarang, Jawa Tengah.
Mantan anggota Polri Robig Zaenudin dipindahkan ke Nusakambangan karena diduga mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas Semarang.
Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.031 personel gabungan untuk mengamankan aksi BEM UI terkait gugatan UU TNI dan solidaritas Andrie Yunus.
Budi mengatakan personel akan ditempatkan di gereja-gereja, titik keramaian, hingga lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat Kristiani selama perayaan Paskah.
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved