Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pendidikan DKI Jakarta siap menyelenggarakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap 2 pada Senin,9 Juni mendatang. Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja mengatakan, jadwal uji coba PTM tahap 2 akan berlangsung selama tiga pekan hingga 24 Juni 2021. Di sisi lain terkait detail sekolah, Taga mengatakan kemungkinan data akan tersedia setelah hasil evaluasi pelatihan kepala sekolah dan guru yang akan membuka belajar tatap muka.
Dalam melakukan uji coba PTM, Dinas Pendidikan DKI melakukan pelatihan kepada guru dan kepala sekolah. Sebab, uji coba PTM pada dasarnya mengombinasikan antara PTM dengan pembelajaran daring. Sebabnya, Dinas Pendidikan DKI memperbolehkan siswa yang tidak mendapatkan izin dari orangtuanya untuk mengikuti uji coba PTM tetap belajar secara daring. Dengan pelatihan itu, diharapkan guru dan kepala sekolah tetap mampu memberikan pembelajaran daring dan luring secara bersamaan.
Baca juga : Anies Usul Ada Insentif Bagi Karyawan yang Bike to Work
"Timeline-nya sampai saat ini masih on the track, masih sesuai jadwal. Tapi pastinya sumber data ada di ketua Pokja, nanti saya sampaikan," kata Taga saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, Disdik DKI Jakarta belum bisa mengumumkan sekolah mana saja yang ikut dalam uji coba tahap kedua ini karena proses pelatihan masih berlangsung. Hari ini menjadi hari terakhir pelatihan kepala sekolah dan guru untuk PTM tahap 2.
Sebelumnya, ditargetkan ada 300 sekolah yang akan mengikuti uji coba PTM tahap 2 ini. Jumlah ini meningkat dari uji coba PTM tahap 1 pada April lalu yang berjumlah 85 unit sekolah. Namun, jika dari hasil asesmen kedua dan pelatihan ini ada sekolah yang dinilai tidak mampu untuk melakukan uji coba PTM, jumlah tersebut bisa berkurang.
"Jumlahnya (sekolah yang ikut) sementara 300 sekolah yang sedang pelatihan, artinya berapa jumlah (pasti) nanti setelah (hasil) mereka ikuti pelatihan," kata Taga. (OL-2)
SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qodir mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tetap menerapkan pembelajaran tatap muka.
KEPUTUSAN pemerintah membatalkan rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada April 2026 dinilai sebagai langkah tepat di tengah kekhawatiran penurunan kualitas pendidikan.
KETUA Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa keputusan pemerintah tetap memberlakukan sekolah tatap muka sudah tepat. Namun, kegiatannya harus berkualitas.
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved