Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGACARA Front Pembela Islam (FPI) Ichwan Tuankotta belum bisa memastikan apakah Rizieq Shihab akan menghadiri pemeriksaan di Polda Metro Jaya (PMJ). Dalam hal ini, terkait kasus kerumunan dalam acara yang digelar Imam Besar FPI itu di wilayah Petamburan, Jakarta.
Ichwan tidak mengungkapkan alasan Rizieq yang belum pasti memenuhi panggilan polisi. Namun, dia menyebut Rizieq dalam keadaan tidak sehat. Nantinya, tim kuasa hukum Rizieq yang akan menghadap ke penyidik PMJ.
"Kalau itu (kedatangan Rizieq ke Polda) belum ada kepastian. Tapi, tim kuasa hukum akan ke Polda," ujar Ichwan saat dikonfirmasi, Selasa (1/12).
Baca juga: Efek Rizieq, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Dicopot
Lebih lanjut, Ichwan mengatakan pengacara menantu Rizieq, Hanif Alatas, juga akan menyambangi PMJ. Dikeahui, polisi juga memanggil menantu Rizieq sebagai saksi.
"Pokoknya kita akan datang. Tim pengacara Hanif sama tim pengacara Rizieq ke Polda. Kita akan jelasin di Polda," pungkasnya.
Sampai saat berita ini diturunkan, Imam Besar FPI belum memenuhi panggilan polisi terkait kasus kerumunan publik. Padahal, PMJ telah menjadwalkan pemeriksaan Rizieq sebagai saksi pada Selasa (1/12) ini.
Dalam surat pemanggilan yang dilayangkan polisi, Rizieq diminta hadir pada pukul 10.00 WIB, Selasa (1/12). Namun, dia tidak kunjung menampakkan batang hidungnya.
Baca juga: Ada Aksi Tolak Rizieq, Polri: Itu Demokrasi
Berdasarkan pantauan Media Indonesia, polisi telah bersiaga untuk mengantisipasi kedatangan Rizieq, lengkap dengan water canon dan barracuda. Selain itu, puluhan polisi juga berjaga di sekitar kawasan Mapolda Metro Jaya, yakni Jalan Sudirman dan dekat pintu MRT Istora Mandiri.
Kepala Bidang Humas PMJ Kombes Yusri Yunus menyebut pihaknya telah meminta Rizieq untuk menghadiri pemeriksaan. Namun, jika Rizieq berhalangan, harus menyampaikan alasan yang jelas dan sesuai aturan.
"Misalnya yang bersangkutan sakit. Alasan sakit dengan membawa surat keterangan dari dokter. Nanti dokter akan kita cek, sakitnya sakit apa," ucap Yusri.(OL-11)
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved