Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait kerumunan saat acara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI).
Ariza yang diperiksa selama delapan jam mulai dari pukul 11:00 hingga 19:00 WIB mengaku diminta klarifikasi terkait kerumunan saat acara pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat dan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Jakarta Selatan.
"Tadi keterangan yang saya sampaikan seperti biasa itu terkait identitas diri pekerjaan, jabatan, tugas, wewenang, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya seperti terkait dengan masalah di Tebet dan juga di Petamburan," kata Ariza seusai diperiksa, Senin (23/11).
Anies mengatakan kerumunan saat acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim dan Zikir Al-A'faf pimpinan Alhabib Ali bin Abdurahman Assegaf di Tebet di luar perkiraannya. Ia mengatakan beberapa kali hadir di acara serupa di tempat lain, tetapi tidak dihadiri ratusan orang. Namun, saat acara yang dihadiri pula oleh Rizieq mengundang kerumunan orang.
"Saya hadir memenuhi undangan daripada Habib Ali Abdurahman Assegaf dalam rangka kegiatan maulid dan pernikahan cucunya. Saya sebelumnya juga sudah berkali-kali hadir dalam berbagai kegiatan maulid. Sejauh yang saya hadiri selama ini semuanya memenuhi protokol covid-19 dan kesehatan," kata Ariza.
Baca juga: Kapolda Metro Jaya Temui Anies Baswedan
Ariza mengatakan dirinya menjawab semua pertanyaan yang diajukan sesuai dengan fakta dan data di lapangan. Ia berharap keterangannya bisa membantu penyidik dan pengambangan kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan itu.
"Selanjutnya kami serahkan kepada pihak Polda Metro Jaya yang terus menggali mencari keterangan fakta dan data dan kami harapkan dari fakta data ini bisa memberikan keterangan secara jelas, rinci, dan terang benderang yang bisa digunakan untuk mengambil kebijakan yang adil dan proporsional," ungkapnya.
Seperti diketahui, selain Ariza, polisi sebelumnya telah meminta klarifikasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Satpol PP Arifin, Kepala Biro Hukum DKI Yayan Yuhanah, Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu, Kepala KUA Tanah Abang, Ketua RT dan RW setempat, serta Babinkamtibmas. Lalu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dan perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
Polisi menduga pernikahan putri Rizieq yang menimbulkan kerumunan itu memenuhi unsur pidana dengan tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan dan menghalangi penyelenggaraan kekarantinaan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan sesuai Pasal 93 jo Pasal 9 UU RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. (A-2)
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved