Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Polda Metro Jaya menduga karyawan perusahaan pelayaran PT Dwiputra Tirta Jaya Nur Lutfiah atau NL, 34, mengotaki penembakan pemilik perusahaan tersebut, Sugiarto, 53.
"Tersangka sakit hati dan marah," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mako Polda Metro Jaya, Senin (25/8).
Baca juga: Polda Metro Gelar Rekonstruksi Penembakan Bos Pelayaran Hari Ini
Nana memaparkan, NL telah bekerja di perusahaan itu sebagai administrasi keuangan sejak 2012. Nana menjelaskan, tersangka sakit hati karena sering dimarahi dan ada beberapa pernyataan Sugiarto yang dianggap melecehkan tersangka.
Korban, sambung Nana, sering mengajak tersangka bersetubuh dan menyebutnya perempuan tidak laku.
Baca juga: Bos Pelayaran Dibunuh Eksekutor Amatiran
Sedangkan motif kedua NL menghabisi Sugiarto adalah ketakutan. Sebab, sejak 2012 sampai 2020 banyak mengurusi pajak-pajak perusahaan, namun ada yang tidak disetorkan.
"Ada indikasi menggelapkan uang. Ada beberapa kali teguran dari kantor pajak Jakarta Utara ke perusahaan tersebut, hal ini membuat korban menyampaikan tersangka akan dilaporkan ke polisi. Inilah kekhawatiran tersangka," kata Nana.
Sehingga, lanjut Nana, tersangka meminta suami sirinya, Ruhiman, 42, untuk membunuh korban. "NL minta tolong ke R alias M untuk membunuh korban. Setelah itu mulailah melakukan perencanaan pembunuhan," ujar Nana.
Ruhiman kemudian menghubungi murid-murid dari almarhum ayah NL untuk ikut dalam aksi pembunuhan berencana ini. Kemudian tersangka Dikky Mahfud, 50, Syahrul, 58, Rosidi, 52, Mohammad Rivai, 25, Dedi Wahyudi, 45, Arbain Junaedi, 56, Sodikin, 20, Raden Sarmada, 45, diterbangkan dari Bangka Belitung ke Jakarta dan diinapkan di hotel di bilangan Cibubur.
"Sindikat ini satu kelompok kemudian para pelaku ini adalah anak atau murid dari orangtua NL. Sehingga mereka dengan alasan seperjuangan setuju datang ke Jakarta," ungkap Nana.
Baca juga: Sugianto Tewas di Tangan Pembunuh Bayaran
Kemudian, tersangka Arbain Junaedi berkomunikasi dengan Suprayitno, 57, untuk mendapatkan senjata api yang kemudian diperoleh dari tersangka Totok Hariyanto, 64.
"Senjata ini tidak terdaftar dan senjata ini milik AJ. AJ dapat senjata itu pada 2012 dia beli Rp20 juta. Senjata ini gelap, ilegal dia beli dari TH melalui SP," tuturnya.
Nana kemudian menjelaskan bahwa kelompok ini belum pernah terlibat aksi kriminal. Bahkan, tersangka DM yang berperan sebagai eksekutor penembakan juga tidak pernah menggunakan senjata api.
"DM ini belum punya kemampuan apa-apa untuk menembak dan dilatih oleh AJ," kata Nana.
Kemudian pada 13 Agustus pukul 06.30 WIB para tersangka meninggalkan hotel dan menggunakan mobil dan motor menuju kantor korban di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"Pukul 12.45 WIB Sugiarto keluar, DM memastikan korban itu target dan sempat berpapasan. Setelah memastikan DM ini berbalik arah dan menembak lima kali mengenai punggung dan kepala ada satu dipunggung dan dua di wajah. Ini yang mengakibatkan meninggal dunia," ujarnya.
Kemudian, kata Nana, para tersangka berkumpul di Tangerang dan sebelum kembali ke Lampung, berkumpul di rumah Ruhiman.
NL kemudian menyerahkan dana sebesar Rp200 juta kepada Ruhiman yang semuanya diserahkan ke eksekutor DM.
Polda Metro Jaya meringkus para tersangka yang bersembunyi di daerah Lampung, Cibubur, dan Surabaya.
Sebanyak 12 orang yang terlibat dalam kasus pembunuhan berencana tersebut kini telah menyandang status tersangka dan terancam hukuman mati.
"Para tersangka ini kita kenakan pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 dan atau Pasal 1 UU Darurat RI No. 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun penjara," pungkas Nana.(X-15)
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Polda Sumut mengerahkan sedikitnya 11.417 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Polda Jabar juga menyediakan 128 personel dari satuan SAR Brimob yang meliputi unit SAR, K9, serta pengemudi kendaraan rescue.
Polisi bertindak setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa JM hendak membawa sabu menuju Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng, menggunakan jasa rental angkutan.
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved