Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Erdian Aji Prihartanto alias Anji telah diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Senin (10/8).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan ada poin penting yang disampaikan Anji saat pemeriksaan sebagai saksi terlapor. Namun, Yusri enggan membeberkan poin tersebut lantaran termasuk dalam materi penyidikan.
“Dia menyampaikan ada poin-poin penting yang tidak bisa disampaikan. Intinya, bahwa dia mengetahui obat tersebut untuk membantu masyarakat di tengah covid-19 ini," tutur DI markas PMJ, Selasa (11/8).
Yusri mengatakan Anji diperiksa hampir 10 jam dan disodorkan 45 pertanyaan atas kasus tersebut.
"Dia mengakui bahwa memang akun tersebut milik dia dan juga yang bersangkutan mewawancarai inisial HP pada saat itu di daerah Provinsi Lampung di Pulau Tegal Mas," paparnya.
Baca juga: Klaster Covid-19 di Perkantoran, 49 Perusahaan Ditutup Sementara
Seperti diketahui, Anji akhirnya memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus PMJ. Anji yang didampingi pengacaranya datang sekitar pukul 10.15 WIB, Senin (10/8).
“Dari 45 pertanyaan, yang jelas perta- nyaan di awal adalah tentang identitas saya. Tentang akun atau channel saya, channel Duniamanji, lalu tentang kronologi kejadian ketika wawancara. Intinya adalah materi pokok perkara,” kata Anji.
Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan oleh CEO Cyber Indonesia, Muannas Alaidid ke PMJ, pada Senin, (3/8) silam.
Anji diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong terkait dengan konten Youtube yang memuat wawancara tentang obat covid-19 bersama Hadi Pranoto.
Muannas pun ikut dilaporkan Hadi atas kasus tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik. Laporan bernomor LP/4648/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ itu dibuat kuasa hukum Hadi, Muhammad Nur Aris, Kamis (6/8) malam. (OL-4)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved