Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memperpanjang masa transisi di ibu kota dianggap tidak berhasil menekan laju kasus positif covid-19.
Ahli epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif mengungkapkan, pada 9 Juli, Jakarta mencatat kasus rata-rata tertinggi dengan diatas 250 kasus.
"DKI minggu ini mencapai kasus rata-rata tertinggi. Angkanya (positif covid-19) selalu naik ya. Pak Gubernur yang harus menjelaskan. Ini artinya kan gagal PSBB transisi," ungkap Syahrizal kepada Media Indonesia, Jakarta, Senin (13/7).
Kasus positif covid-19 di ibu kota selama sebulan lebih ini fluktuatif. Namun sejak 18 Juni hingga 9 Juli, rata-rata kasus mengalami peningkatan. Dalam data kurva mingguan, rata-rata kasus positif di Jakarta yang Syahrizal tunjukkan, pada 4 Juni kasus positif covid-19 dibawah 100 kasus.
Pada 11 Juni tercatat naik diangka 150 kasus. Pada 18 Juni kasus positif covid-19 di DKI turun sedikit di bawah 150 kasus.
Pada 25 Juni kasus naik sedikit di atas 150 kasus. Lalu naik lagi masih di atas 150 kasus pada 2 Juli. Pada 9 Juli kenaikan rata-rata kasus positif covid-19 mencapai puncaknya dengan di atas 250 kasus.
Baca juga: Tertinggi, Kasus Baru Covid-19 Jakarta Tambah 404 Orang Hari Ini
Syahrizal meminta kebijakan untuk perpanjangan transisi di DKI perlu dikaji kembali. Jangan sampai, katanya, masyarakat yang disalahkan dalam lonjakan kasus covid-19 di Jakarta.
Kemarin, ada penambahan 404 kasus positif covid-19 di ibu kota selama 24 jam. Total kasus pun mencapai 14.361 kasus. Dari jumlah tersebut, 9.200 orang dinyatakan sembuh, sedangkan 702 orang meninggal dunia.
"Di masa darurat dan krisis seperti ini masyarakat tidak bisa disalahkan. Pemimpin lah yang salah karena semua otoritas ada ditangannya juga pengelolaan sumber daya serta regulasi," tegas Syahrizal.
Syahrizal juga tidak heran soal angka positivity rate di DKI naik mencapai 10,5%. Dalam siaran youtubenya, Minggu (12/7), Anies mengatakan angka tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan positivity rate selama bulan Juni yang mencapai kisaran 4% hingga 6%.
Ancaman untuk menarik status transisi pun dilontarkan oleh Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
"Saya ingatkan pada semua jangan sampai situasi ini jalan terus, sehingga kita harus menarik rem darurat atau emergency brake. Kalau ini berlangsung terus bukan tidak mungkin kita kembali ke situasi sebelum ini," ungkap Anies.(OL-5)
Anies Baswedan kecam serangan ke basis pasukan perdamaian PBB yang menewaskan prajurit Indonesia dan mendesak dunia bertindak tegas.
PENGAMAT Komunikasi Politik menyebut peremuan Anies Baswedan dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cikeas bukan sekadar halalbihalal biasa
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang berada di kawasan MH Thamrin.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved