Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan menghadapi pandemi Covid-19 berbeda dengan menghadapi bencana alam pada umumnya seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor dan sebagainya.
Menghadapi pandemi, menurut Anies, harus dilakukan dengan pendekatan ilmiah. Covid-19 tidak akan bisa selesai dengan pencitraan.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan, KCI Operasikan 962 Perjalanan KRL Per Hari
Hal itu disampaikan Anies dalam agenda Rakernas dan Pelantikan Pengurus Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (Alppin) pagi ini yang dilakukan secara daring.
"Pandemi ini tidak bisa diselesaikan instan. Tidak bisa diselesakan dengan cara-cara pencitraan, harus diselesaikan dengan pendekatan ilmiah. Harus diselesaikan menggunakan ilmu dan perlu waktu dengan baik dan benar. Kalau itu dikerjakan dengan baik maka Indonesia bisa sukses lewati semua," kata Anies, Minggu (12/7).
Dalam menghadapi Covid-19, Anies mengungkapkan kesadaran di tingkat mikro menjadi kunci utama. Untuk itu, ia juga meminta kepada para anggota Alppin untuk menyosialisasikan gerakan pencegahan penyebaran covid-19 di tingkat masyarakat mikro.
"Gerakannya sederhana tapi justru yang sederhana inilah yang sering disepelekan yakni 3M dimulai dari mencuci tangan dan menjaga jarak. Menjaga jarak penting terhadap orang yang tidak dikenal dan terhadap orang yang kita tidak tahu status kesehatannya," jelas Anies.
Lebih lanjut kata dia, yang terakhir adalah memakai masker. Anies menyebut salah satu pakar yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Jakarta mengungkapkan penggunaan masker menjadi sangat penting untuk mengendalikan penyebaran.
"Meski di Jakarta ini memang belum selesai wabahnya tapi terkendali karena pamakaian masker," jelasnya.
Baca juga: Editor Metro TV Dianiaya sebelum Dibunuh
Anier menaambahkan dirinya sudah memproduksi 22 juta masker kain untuk disebarkan kepada masyarakat secara gratis.
"Silahkan minta di kantor pemerintahan manapun ambil masker secara gratis pasti tersedia karena ini yang penting," tegasnya.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved