Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OMBUDSMAN Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jakarta Raya menyayangkan sikap pemerintah pusat yang melunak dan kembali mengizinkan warga bepergian keluar kota. Meskipun dengan beberapa persyaratan.
Seperti ada tindakan pencegahan penumpang di bandara harus menjalani rapid test. Tapi ingat, tes tersebut tidak memiliki tingkat keakuratan yang tinggi seperti tes swab PCR.
"Rapid test itu tidak menjamin seseorang negatif karena untuk menilai dia benar-benar negatif melalui rapid test, minimal dia harus dites dua kali dalam jangka waktu 10 hari sampai dua pekan," kata Kepala ORI Perwakilan Jakarta Raya Teguh P Nugroho saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (15/5).
Terlebih lagi pengawasan penumpang di bandara tidak ketat. Saat ada ledakan jumlah penumpang di terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu misalnya, ia meragukan petugas akan secara ketat mengawasi satu-persatu keabsahan persyaratan yang dibawa tiap penumpang.
Baca Juga: Cegah Pemalsuan Surat Izin, Anies Sertakan QR Code
Petugas tidak akan memiliki waktu untuk memriksa dokumen perjalanan dinas hingga keabsahan surat keterangan dari RS yang dibawa penumpang.
"Sementara di bandara kan siapa yang mau memastikan bahwa calon penumpang itu sudah dites dua kali sebelum berangkat. Saya rasa sulit untuk mengecek satu-persatu penumpang apalagi melihat kondisi adanya kepadatan penumpang kemarin," ungkap Teguh.
Untuk itu, Teguh berpendapat tidak perlu ada pelonggaran PSBB di bidang apapun sampai kasus covid-19 benar-benar sudah berhenti bertambah.
"Masyarakat ini sebetulnya siap menderita tiga minggu, sebulan, asalkan pemerintahnya tegas dan konsisten terhadap kebijakannya. Sekarang bagaimana masayrakat mau siap kalau pemerintah terus berganti-ganti kebijakan dan tidak tegas. Inilah yang membuat akhirnya mereka bingung dan melanggar PSBB," tegasnya.(OL-13)
Baca Juga: Daya Tampung RS Terbatas, Pemprov Sumsel Operasikan PDP Center
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved