Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap seorang pria yang melakukan perusakan terhadap mobil jenderal bintang satu Polri. Perusakan mobil tersebut diketahui terjadi pada Jumat (24/4) di Tol Cikampek KM 29.
"Betul, pelaku sudah kita amankan. Kita amankan di rumahnya," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Selasa (28/4).
Menurut Yusri, pelaku yang disebut-sebut sebagai pegawai negeri sipil tersebut tak terima saat mobilnya disalip oleh mobil dinas milik sang Brigjen. Bahkan pelaku mengejar mobil dinas itu dan meminta mobil Brigjen untuk menepi di tol.
Baca juga: Dari 1.674, 662 Pasien Korona Sudah Keluar dari Wisma Atlet
"Pelaku di jalan tol mengejar mobil pelapor dan disuruh berhenti, diancamlah pakai pisau. Pas disuruh berhenti dia (pelaku) mengeluarkan pisau," kata Yusri.
Pas mobil sudah berhenti, lanjutnya, dia mengeluarkan pisau. "Lalu, coret-coret mobilnya si pelapor," tandasnya.
Yusri mengatakan pelaku berhenti merusak mobil dinas pelapor setelah mengetahui identitas pelapor tersebut sebenarnya. Menurut Yusri, pelaku langsung melarikan diri saat sang jenderal mengeluarkan kartu anggota polisinya.
"Pada saat dikasih lihat kartu anggota polisi, dia langsung kabur. Pelaku kabur, tapi karena pelat nomor mobilnya terlihat jadi dilaporkan ke Polda Metro Jaya," pungkasnya.
Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku sampai saat ini. (OL-14)
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved