Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBATASAN Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Depok yang sudah berlangsung dua pekan tak efektif menekan angka kasus positif virus korona atau covid-19.
"PSBB Kota Depok tidak efektif menghentikan penyebaran virus korona atau covid-19 tegas Anggota DPRD Kota Depok Nurhasim, Senin (27/4).
Sejak aturan PSBB itu diterapkan tanggal 15 April 2020, aktivitas masyarakat diluar rumah masih ramai. Setiap pagi orang menumpuk dan mengantre untul masuk KRL.
"Saya melihat PSBB ini tidak ada bedanya dengan sebelum PSBB diberlakukan. PSBB hanya akan efektif jika semua pihak taat untuk menjaga jarak, tidak berada dikerumumnan, tidak pergi kekeramaian," ujar Nurhasim
Tepisah, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metropolitan Kota Depok, Komisaris Polisi Sutomo mengatakan pelanggaran PSBB dalam dua pekam sejak 15 April lalu, tetap tinggi. Pelanggaran PSBB didominasi pengendara yang tidak menggunakan masker.
Baca juga: Mulai Pesawat Sampai Bus AKAP Setop Operasi Per 24 April
Sutomo mencatat 4200 pelanggar yang ditemukan di 21 titik pantau. Mayoritas pelanggar yang tidak menggunakan masker. "Semenjak PSBB diberlakuan 15 April hingga 27 April atau sehari menjelang masa berakhirnya PSBB 28 April 2020 di Kota Depok tercatat 4200 kardus," ujarnya
Dari jumlah itu paling banyak pelanggar yang tidak menggunakan masker. Pelanggaran lainnya, membonceng penumpang yang tidak memiliki satu alamat KTP yang sama berjumlah ratusan.
Penindakan bagi para pelanggar, yakni pengisian blanko teguran yang berisi pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. "Pengisian banko teguran dilakukan di 21titik pantau pada perbatasan dan dalam kota untuk menurunkan persebaran virus Covid-19. Namun tetap tidak maksimal," paparnya.
Sementara itu, berdasarkan data grafis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, 63 kelurahan masuk zona merah. Termerah, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kelurahan Cinere, Kelurahan Mekarjaya, Kelurahan Depok Jaya, Kelurahan Tugu, Pondok Petir, Kelurahan Tanah Baru, Kelurahan Sukmajaya, Kelurahan Sukatani dan Kelurahan Abadi Jaya. (OL-4)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved