Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Bogor Ade Yasin menilai peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih longgar. Kondisi itu membuat pihaknya kesulitan. Dia juga menilai kata pembatasan sendiri rancu.
Hal itu diungkapkan Bupati Ade dalam pernyataan tertulisnya yang dishare di grup whatsapp (WAG) media, Jumat (17/4) siang.
"PSBB seharusnya lebih ketat peraturannya. Kami kesulitan ketika pembatasan. Tapi kata pembatasan sendiri msh rancu. Contoh, kami tidak bisa blokir sebagian jalan untuk menyeleksi siapa yang boleh masuk atau tidak,"katanya.
Padahal menurutnya hal iti penting. Dimana ketika orang yang masuk ke wilayahnya (Pemkab Bogor,red), seharusnya menjadi haknya untuk mengatur siapa yang boleh atau tidak boleh masuk.
Baca juga: Ramadan 2020, Kemenag Imbau Ibadah di Rumah Saja
Dia menyatakan, PSBB yang berlaku saat ini, hanya di fahami sebatas pembatasan jarak dan sosialisasi pemakaian masker.
"Kalau semua bisa masuk apalagi dengan tujuan yang tidak jelas, kecil kemungkinan kami bisa meminimalisir penyebaran covid -19,"katanya.
Dia berharap dengan PSBB ini, kepala daerah diberikan kewenangan untuk mengatur wilayahnya sendiri. Sehingga PSBB ini bisa memutus mata rantai penyebaran wabah dengan cepat.
"Kami sudah mempersiapkan resiko dan biaya sebelum memutuskan PSBB. Jangan sampai apa yang kami siapkan menjadi sia-sia,"ungkapnya.
Kaitan dengan PSBB, Buapti Ade juga menjelaskan bahwa dirinya secara resmi sudah melayangkan surat kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
"Sudah saya layangkan surat ke Kemenhub. Intinya meminta menghentikan untuk sementara operasi kereta api Bogor -Jakarta. Mudah-mudahan tanggal 18 April (besok), operasi kereta api sudah berhenti beroperasi untuk sementara," pungkasnya. (OL-4)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved