Hari ini 10 Jenazah Dimakamkan SOP Covid-19 di Pondok Ranggon

Kisar Rajagukguk
13/4/2020 16:45
Hari ini 10 Jenazah Dimakamkan SOP Covid-19 di Pondok Ranggon
Prosesi pemakaman jenazah sesuai SOP penanganan Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.(MI/Kisar Rajagukguk)

SEPULUH jenazah dimakamkan sesuai penanganan (SOP) korban virus korona  (Covid-19) di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Senin (13/4). Terdiri dari tujuh laki-laki dan tiga perempuan, dikuburkan di blok khusus.

Total hingga saat ini, tercatat jumlah korban yang meninggal dan dimakamkan sesuai SOP Covid-19 menjadi 412 jenazah. Sebelumnya, Minggu (12/4) sudah 402 jenazah korban Covid-19 yang dikubur di sana sejak mewabah pada 14 Maret 2020.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengatakan sampai Senin (13/4) pukul 12.30 WIB pihaknya telah memakamkan 10 jenazah sesuai prosedur pasien Covid -19 yang meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, ia tak bisa memastikan seluruhnya merupakan jenazah pasien positif virus korona Covid-19.

“Semua jenazah kami makamkan sesuai prosedur untuk Covid-19, yaitu menggunakan kantong dan dimasukkan ke dalam peti. Namun kami tidak berhak menyatakan bahwa jenazah itu positif Covid-19 atau tidak karena tugas kami hanya memakamkan," ujar Suzi saat dikonfirmasi, Senin (13/4).

Menurut Suzi Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan dua tempat pemakaman umum (TPU) di wilayahnya untuk jenazah yang dimakamkan sesuai prosedur corona Covid-19 yaitu di TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur dan TPU Tegal Alur di Jakarta Barat.

Sementara itu, beberapa awak ambulance yang menjemput jenazah rumah sakit untuk dikubur blok khusus TPU Pondok Ranggon mengatakan jenazah di dalam peti adalah jasad-jasad korban virus korona yang meninggal di rumah sakit.

"Kami tak punya kewenangan memberikan informasi. Karena tugas kami hanya menjemput jenazah dan mengantar ke TPU untuk dikubur, " tukas salah satu awak Ambulance saat ditemui di TPU Pondok Ranggon, Senin (13/4).

Terkait ketersediaan lahan, ia mengatakan masih cukup. " Baru dua kaveling yang sudah terisi jenazah. Untuk satu kaveling berisi 250 jenazah. Intinya belum kritis lahan " katanya (OL-13)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Muhamad Fauzi
Berita Lainnya