Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjutak mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk segera mengalokasikan dana untuk kebutuhan medis seperti alat pelindung diri (APD).
Menurutnya, masih banyak kebutuhan medis lain yang harus dipentingkan, ketimbang pemberian layanan gratis menginap di hotel untuk paramedis.
Baca juga: 50 Warteg di Jakarta Sediakan Makanan Gratis, Ini Lokasinya
"Penginapan layanan gratis itu baik tapi tidak cukup. Mereka (paramedis) lebih butuhkan APD. Jangan hanya mengandalkan bantuan pusat saja," ujar Gilbert kepada Media Indonesia, Jakarta, Jumat (27/3).
Baca juga: Ini Syarat Petugas Medis Menginap Gratis di Grand Cempaka Mas
Gilbert mengatakan dalam pembelian kebutuhan medis untuk memerangi covid-19, bisa menggunakan anggaran APBD tidak terduga. Adanya sinergi antara daerah dan pusat juga perlu karena menurutya beban di pemerintah pusat jauh lebih berat.
"Saat ini hampir semua bantuan di DKI dari pusat, sementara beban pusat terlalu besar. Pemda harusnya ikut (terlibat) lagi," kata Gilbert.
"Keberpihakan ke rakyat dan tenaga medis harus jelas, jangan hanya kata-kata. Keberpihakan yang jelas juga soal alokasi APBD," lanjutnya.
Baca juga: Demokrat: Surat Anies Untuk Petugas Medis Kental Motif Politik
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BUMD miliknya, yakni PT. Jakarta Tourisindo (Jaktour) memfasilitasi tempat tinggal atau penginapan yang nyaman dan layak bagi para Tenaga Medis yang menangani pasien COVID-19.
Para tenaga medis yang berasal dari Rumah Sakit Pasar Minggu dan Rumah Sakit Tarakan sudah menempati Hotel Grand Cempaka sebagai tempat menginap dan beristirahat mulai Kamis (26/3). Mereka dijemput langsung menggunakan Bus Transjakarta secara bertahap. (X-15)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved