Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FRAKSI Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menerapkan karantina wilayah berdasarkan tingkat risiko potensi penyebaran virus korona baru (covid-19).
Kebijakan karantina dan pembatasan interaksi fisik masyarakat di ruang publik secara lebih ketat diyakini tidak melumpuhkan aktivitas ekonomi Ibu Kota.
Demikian pernyataan Ketua Fraksi PSI DPRD DKI, Idris Ahmad, kemarin. Karantina pun hanya dilakukan di wilayah tertentu yang didasarkan pada tingkat risiko potensi penyebaran virus korona.
“Dengan memilih karantina wilayah pada kawasan-kawasan tertentu, maka aktivitas ekonomi Jakarta tidak akan lumpuh. Saya kira ini jalan tengah yang dapat diambil. Selain bisa mengurangi penyebaran kasus, dampak ekonomi yang ditimbulkan juga tidak terlalu berat,” ujarnya.
Menurut dia, karantina wilayah bisa dilakukan di level kelurahan yang tingkat penyebaran kasusnya dinilai tinggi.
“Karena unit pengamatannya yang kecil akan lebih mudah bagi Pemprov DKI untuk melakukan pengawasan dan memenuhi kebutuhan warga yang dikarantina, seperti distribusi pangan dan obat-obatan,” ungkap Idris.
Selain itu, terang Idris, agar karantina wilayah lebih efektif, maka perlu diikuti dengan memperluas karantina sektoral dengan cara membatasi jam operasional. Jika diperlukan, tutup pelbagai pusat kerumunan massa untuk sementara.
Karantina sektoral sebenarnya sudah dilakukan pemprov dengan meliburkan sekolah, menutup tempat hiburan dan rekreasi, serta menunda kegiatan peribadatan di rumah ibadah. Meski demikian, beberapa pusat keramaian seperti pasar masih cukup ramai, terutama di akhir pekan.
Idris mengatakan Pemprov DKI bisa membatasi kerumunan warga di ruang publik dengan membuat sejumlah kebijakan yang jelas. Misalnya, mengatur ketentuan jumlah maksimal orang yang boleh berkumpul di satu ruang publik. Contohnya, sambung dia, kebijakan ruang publik yang berlaku di Jerman hanya membolehkan maksimal dua orang.
“Diatur berapa jumlah maksimal orang untuk acara berkumpul di dalam ruangan, seperti pernikahan, seminar, atau hajatan. Dengan aturan yang jelas, warga bisa mengatur dirinya dan petugas di lapangan bisa ambil tindakan tegas,” ujarnya.
Secara terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah serta tidak bepergian ke luar Ibu Kota. Alasannya, imbuh Anies, saat ini siapa pun berpotensi menjadi pembawa (carrier) virus.
Kegiatan pengumpulan massa, ditegaskan Anies, sudah tidak boleh dilakukan demi mencegah penularan virus korona.
Tidak hanya itu, Pemprov DKI juga menggelar rapid test di lokasi-lokasi yang diperkirakan memiliki potensi tinggi penularan.
Anies mengaku sedang menggodok dasar hukum untuk bisa melarang total warga ke luar Jakarta. Pembahasannya dilakukan bersama berbagai pihak, termasuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di bawah pemerintah pusat.
“Supaya kita bisa kerjakan dengan dasar yang kuat,” pungkasnya. (Ins/Put/Ssr/Medcom/J-3)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved