Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FRAKSI Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta menilai belum ada langkah yang jelas dari Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk mengantisipasi banjir di Ibu Kota. Namun penilaian tersebut hanya berdasarkan hasil survei calon presiden 2024.
“Dari survei, angka Pak Anies lebih tinggi dibandingkan dengan Gubernur Jateng, Jatim, dan Jabar. Mungkin itu yang bikin Pak Anies merasa di atas angin, sehingga beliau tidak peduli dengan masalah banjir warga Jakarta,” kata Wakil Ketua PSI DKI, Justin Adrian dalam keterangan resminya, Jakarta, Selasa (25/2).
Baca juga: Banjir Jakarta antara Anugerah dan Bencana
Justin mengatakan berdasarkan survei yang dirilis Indo Barometer pada Minggu (23/2), sebanyak 22,5% masyarakat memilih Prabowo Subianto seandainya pemilihan presiden digelar hari itu. Setelah itu, Anies Baswedan 14,3%, menyusul kemudian Ganjar Pranowo 7,7%, Khofifah Indar Parawansa 3,3%, dan Ridwan Kamil 2,6%.
Menurut Justin, seharusnya gubernur membuktikan diri dengan bekerja nyata menyelesaikan masalah-masalah Jakarta. Tapi yang terjadi malah sebaliknya.
“Masalah banjir terang-benderang di depan mata, tapi sepertinya Pak Anies dan para pendukungnya menganggap banjir bukan masalah penting. ‘Tanpa harus bersusah payah mengatasi banjir, elektabilitas sudah tinggi,’ mungkin gitu mikirnya,” tutur Justin.
Ia juga menuding Anies Baswedan lebih mementingkan kegiatan dan acara-acara panggung seperti Formula E.
“Di akun medsos, Pak Anies semangat banget posting foto-foto JPO cantik dibubuhi kata-kata mutiara. Tapi untuk banjir, beliau malah bungkam,” cetus Justin. (Ins/A-1)
BENCANA banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar) menelan korban jiwa. Dua orang warga dilaporkan hanyut terseret arus deras.
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved