Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM advokasi Gerakan Advokat untuk Indonesia (Garuda) mengaku akan memfasilitasi warga Kota Bekasi yang terdampak banjir yang terjadi pada Rabu (1/1) kemarin. Namun, pihak yang akan digugat belum dipastikan.
“Class action itu mekanismenya laporan kolektif sehingga gugatan dari masyarakat kita kumpulkan jadi satu nanti jadi gugatan bersama, kita bawa ke Pengadilan,” ungkap salah satu anggota Tim Garuda, Jarot Maryono, dalam keterangan resmi, Rabu (8/1).
Menurut dia, dengan adanya class action ini, pemerintah dapat mengganti kerugian warga yang diderita akibat banjir.
Selain itu, perlu ada perhatian konkret dari pemerintah terhadap korban pascabanjir di Kota Bekasi.
Baca juga: Memodifikasi Cuaca Mengatur Intensitas Hujan
“Khususnya, kami harapkan output dari gugatan kami. Salah satunya meminta ganti rugi dari pemerintah terkait dampak banjir yang sudah dialami masyarakat, minimalnya dari pemerintah ada bentuk konkret bahwa pascabanjir ini ada tindakan yang serius untuk menangani banjir," jelas dia.
Meski demikian, pihak yang akan digugat belum pasti. Tim Garuda akan melakukan kajian terkait locus antara Kota Bekasi dan Bogor.
“Untuk pihak yang akan kami gugat kami belum memastikan, apakah Pemerintah Kota Bekasi atau Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kita akan melakukan kajian terkait itu karena ada locus yang bersinggungan langsung antara Kota Bekasi dan Bogor,” jelas dia lagi.
Dari data yang saat ini berhasil dihimpun, kerugian warga korban banjir saat ini paling rendah adalah Rp20 juta. Sehingga, pihaknya bakal memfasilitasi gugatan yang akan dilayangkan atas ketugian banjir kali ini.
“Kami menginformasikan bagi warga yang hendak turut menggugat pemerintah daerah, dapat memberikan sejumlah data identitas diri dengan menyertakan rincian dan perkiraan jumlah kerugian serta foto-foto bukti kerugian melalui e-mail ke lbhdampakbencana@gmail.com,” tambah dia. (OL-2)
LONJAKAN penumpang terjadi secara signifikan di titik pemberhentian bus Trans Wibawamukti, Kawasan Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejak pagi hingga siang hari.
kecelakaan kereta KRL dengan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Senin malam (27/4). Salah satu korban meninggal dunia merupakan guru SDN Pulogebang 11, ibu Nurlaela
Berdasarkan informasi yang didapat, CommuterLine sedang berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur. Beberapa saat kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat memasuki jalur
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan permohonan maaf atas insiden abrakan antara KRL Bekasi dengan KA Argo Bromo Anggrek.
KERETA rel listrik (KRL) jurusan Bekasi-Jakarta Kota mengalami kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek di area stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Sinar Mas Land Expo 2026 hadir di Bekasi dengan promo besar: diskon hingga Rp100 juta, KPR mulai 1%, dan benefit hingga 35%. Cek detailnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved