Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG Universitas Pancasila, Aully Grashinta, mengatakan, mengenai penembakan Bripka Rahmat Efendi harus diketahui dulu motif pelaku berbuat demikian.
Menurutnya, pelaku tidak bisa mengendalikan emosinya dengan baik.
"Sehingga konflik kecil menjadi pemicu ia melakukan tindakan yang berlebihan hingga menewaskan orang lain," katanya Jumat (26/7).
Dia menduga mungkin permasalahan ini menyinggung pelaku secara pribadi sehingga mendorongnya melakukan tindakan tersebut. Ada dugaan pelaku tidak cakap mengendalikan emosinya. Padahal pemegang senjata seharusnya memiliki kecakapan mengendalikan emosi.
"Ya pada dasarnya sebagai pribadi dia punya kesulitan pengendalian diri, dan punya akaes pada senjata. Jadi pelampiasan emosinya lebih mudah," tukasnya.
Dia menuturkan bahwa orang yang membawa senjata memang punya kecenderungan menggunakan senjata pada saat terdesak atau tertekan secara emosional.
Oleh karena itu, perlu dilakukan psikotes secara berkala.
Baca juga: Penembak Polisi Diduga Tersulut Emosi
"Pemegang senjata seharusnya memang secara berkala diperiksa kondisi psikologisnya terutama reaksi pada kondisi dengan tekanan. Menjadi pihak penegak hukum yang dilengkapi senjata membawa konsekuensi yang besar dalam segi pembinaan mental dan psikologis," tegasnya
Dia menambahkan bahwa psikotes terhadap pemegang senjata tidak hanya dilakukan di awal saja. Termasuk psikotes untuk anggota kepolisian. Psikotes kata dia sebaiknya dilakukan secara berkala.
"Pemeriksaan tidak bisa hanya dilakukan pada saat tes masuk saja, tapi secara periodik," ucapnya
Ditanya apakah dengan adanya dugaan psikotes yang dilakukan kurang kompeten atau tidak standar, Shinta menduga hal itu bisa saja terjadi. Alasannya kata dia selalu ada margin of error dari setiap tes.
"Belum tentu juga tesmya dilakutan secara berkala," katanya.
Menurutnya, gejala psikologis dapat bersifat berfluaktif, faktor psikologis berperan, tapi situasional sangat berperan pula. Leranan atasan langsung juga sangat diperlukan.
"Saya kira kasus banyak di profesi lain cuma kebetulan pada polisi punya akses ke senjata," ungkapnya. (OL-1)
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan sampah secara komprehensif hingga ke hilir
Sampah dan lumpur yang diangkut dari aliran Kali Baru sekitar 7 ton dan 8 ton dari Kali Laya, dengan diangkut oleh 6 armada truk besar menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.
Ledakan tabung gas diduga picu kebakaran Kafe di Depok. Sebanyak 35 orang terdampak, 5 karyawan alami luka bakar serius dan dilarikan ke RS.
Masyarakat diharapkan langsung mendatangi kantor kelurahan atau gerai layanan resmi Dukcapil Depok untuk melakukan aktivasi IKD secara aman dan legal.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Mantan anggota Polri Robig Zaenudin dipindahkan ke Nusakambangan karena diduga mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas Semarang.
Tragedi penembakan terjadi di Shreveport yang menewaskan delapan anak dalam insiden yang diduga dipicu konflik rumah tangga, pada Minggu (19/4).
Aktor Ethan Jamieson ditangkap atas tuduhan penyerangan bersenjata di Carolina Utara. Ia diduga menembak tiga pria dengan pistol 9mm.
Baku tembak pecah di dekat Konsulat Israel di Istanbul. Dua penyerang tewas dan dua polisi terluka. Pelaku gunakan senjata laras panjang di pusat bisnis Turki.
Rekaman video terbaru dari Minneapolis membuktikan agen ICE memberikan pernyataan palsu di bawah sumpah terkait penembakan dua imigran. Skandal ini mengguncang "Operation Metro Surge".
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved