Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pengemudi mobil yang diduga mengidap epilepsi menabrak dua petugas Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Jalan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (30/4).
Dua korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Polisi menduga pengemudi itu mengidap epilepsi atau ayan.
Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Lilik Sumardi mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (30/4) pagi sekitar pukul 7.00 WIB.
Lilik membantah kabar pengemudi tersebut kehilangan kendali karena mabuk. Dia menjelaskan pengemudi mobil itu hilang kendali diduga akibat epilepsi.
Baca juga: DS Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Tabrakan Maut di Saharjo
"Epilepsi, kejang-kejang gitu, seperti penyakit. Tapi untuk pastinya anggota saya lagi ke rumah sakit dan menghubungi keluarganya," kata Lilik.
Dia juga menyampaikan kedua petugas PPSU tersebut menderita patah tulang di beberapa bagian di tubuhnya dan kini sudah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Pengemudi mobil tersebut juga dilaporkan menderita luka-luka. Sedangkan inisial pengemudi dan korban masih belum diketahui.
"Belum ada laporan," kata Lilik. (OL-2)
Penggunaan EEG portabel memungkinkan pemeriksaan dilakukan dalam kondisi yang lebih natural, seperti saat anak bermain atau tidur.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Riset terbaru mengungkap kaitan epilepsi lobus temporal dengan penuaan dini sel otak. Terapi baru menggunakan kombinasi obat yang sudah ada menunjukkan hasil menjanjikan.
Saat ini lebih dari 50 juta pasien epilepsi di dunia, tercatat 4,9 juta di antaranya merupakan pasien baru setiap tahunnya.
Rumah Sakit Rosie di Cambridge tengah menguji teknologi revolusioner yang menggabungkan cahaya dan ultrasonik untuk memantau aktivitas otak bayi.
Seorang perempuan berusia 31 tahun mengalami tawa tak terkendali selama puluhan tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved