Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KARTU Multi Trip (KMT) PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) seri awal nomor 1001 tidak akan berlaku lagi mulai Minggu (21/7). Kartu seri tersebut tidak akan bisa digunakan untuk tap in dan tap out. Ini dilakukan PT KCI dalam rangka pembaharuan sistem tiket elektronik KRL.
"PT KCI menghimbau kepada pengguna KMT edisi awal untuk segera menukarkan kartunya dengan KMT terbaru sebelum 21 Juli 2018," kata Vice President Corporate Communication PT KCI Eva Chairunissa, Minggu (15/7).
Nomor seri KMT bisa dilihat pada baguan belakang kartu. Bila empat angka pertama KMT tertulis 1001 maka diimbau untuk segera menukarkan KMT-nya dengan edisi terbaru. Sementara pemilik KMT dengan nomor seri empat angka pertama selain 1001 tidak perlu menukarkan kartu.
KMT dapat ditukar di loket seluruh stasiun KRL tanpa dikenakan biaya apapun. Konsumen tinggal membawa KMT berseri 1001 untuk ditukar dengan seri terbaru. Namun, syaratnya kartu harus bisa terbaca oleh sistem elektronik KRL.
Baca juga: Pengguna KMT Commuter Line Jabodetabek Meningkat
"Tidak ada transaksi yang belum tuntas di sistem lain, contohnya belum melakukan gate out di parkiran stasiun yang dikelola oleh PT Reska Multi Usaha," tambah Eva.
Bila kedua syarat tersebut terpenuhi, petugas akan memindahkan saldo di KMT lama ke KMT baru. Kartu baru ini memiliki masa garansi 30 hari sejak penukaran. (OL-4)
Hingga Selasa (28/04), korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 14 orang, sementara puluhan lainnya masih dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.
Netty menekankan pentingnya layanan pendampingan psikologis bagi para korban selamat serta keluarga korban.
Puan menilai, tabrakan ini merupakan alarm keras bahwa kompleksitas jalur kereta di wilayah metropolitan sudah sangat tinggi.
Hingga saat ini, data sementara mencatat 14 korban meninggal dunia serta 79 korban luka-luka yang masih dalam penanganan di berbagai rumah sakit.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved