Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH ibu menyusui yang akan menjalankan ibadah puasa Ramadan, merasa khawatir apakah puasa akan memengaruhi produksi ASI dan kesehatan bayi. Penelitian mengungkapkan bahwa puasa umumnya tidak memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kualitas ASI atau pertumbuhan bayi.
Dalam menjalani ibadah puasa, ibu menyusui harus tetap memenuhi kebutuhan nutrisi tubuhnya dan juga perlu memastikan bahwa produksi ASI tetap lancar dan berkualitas untuk anak. Sehingga ibu perlu mengonsumsi makanan yang bergizi. Ada beberapa makanan yang direkomendasikan untuk ibu menyusui saat sahur dan berbuka. Seperti dikutip dari situs parenting Tentang Anak dan ditinjau oleh Dokter Spesialis Anak, dr. Natharina Yolanda Sp.A ada beberapa yang perlu diperhatikan.
Sahur merupakan waktu yang sangat penting untuk mengisi kembali energi sebelum menjalani puasa sepanjang hari. Berikut beberapa contoh rekomendasi menu sahur untuk ibu menyusui:
2 butir telur dadar dengan bayam + 1 porsi nasi merah + ½ alpukat
Selain itu, ibu menyusui disarankan untuk menghindari makanan yang terlalu asin atau pedas, karena bisa membuat tubuh cepat haus saat berpuasa. Selain itu, batasi konsumsi kafein seperti kopi dan teh agar tidak mengalami dehidrasi.
Saat berbuka, sebaiknya hindari makanan tinggi gula dan makanan olahan yang hanya memberikan energi instan, tapi tidak bertahan lama. Ibu menyusui yang mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi saat berbuka membuat ibu merasa lebih bertenaga dan mencegah tubuh mengalami kekurangan nutrisi selama puasa. Berikut beberapa contoh rekomendasi menunya:
Selain menu berbuka dan sahur, beberapa jam setelah berbuka, ibu menyusui bisa mengonsumsi camilan sehat. Berikut beberapa contoh camilan sehat:
Minum air yang cukup selama waktu berbuka hingga sahur sangat penting untuk semua orang termasuk ibu menyusui agar tubuh tetap terhidrasi. Disarankan minum 2-3 gelas air saat sahur dan berbuka. Hindari minuman manis atau berkafein yang bisa meningkatkan dehidrasi. (M-3)
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Habib Ja'far menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan selama berpuasa, termasuk memastikan sahur yang cukup dan bergizi lengkap.
Jika biasanya trafik memuncak saat jam kerja atau waktu santai di rumah, di bulan Ramadan, lonjakan utama justru terjadi saat dini hari.
Konsumsi karbohidrat yang tidak terkontrol saat sahur dapat memicu gangguan metabolisme, terutama pada organ pankreas dan ginjal.
Kopi berefek diuretik. Bikin sering kencing dan kekurangan cairan jika seharian tidak minum.
Komposisi dan porsi makanan saat sahur berpengaruh langsung terhadap kestabilan gula darah seseorang.
Strategi memperbanyak karbohidrat sederhana saat sahur bukanlah cara yang tepat karena justru memicu rasa lapar lebih cepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved