Iran Tuntut Kompensasi ke Negara-negara Arab atas Dugaan Terlibat Operasi Militer AS-Israel

Irvan Sihombing
14/4/2026 15:19
Iran Tuntut Kompensasi ke Negara-negara Arab atas Dugaan Terlibat Operasi Militer AS-Israel
Ilustrasi - Bendera Iran.(Antara/Anadolu)

IRAN melalui perwakilannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuntut kompensasi dari sejumlah negara Teluk, yakni Bahrain, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yordania atas dugaan peran mereka dalam operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Tuntutan tersebut disampaikan melalui surat resmi Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amir Saeid Iravani. Operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang disebut merugikan Iran secara materiil dan moral.

Surat itu ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres serta pemerintah Bahrain yang menjabat sebagai presiden bergilir Dewan Keamanan PBB pada April.

“Mengingat hal tersebut di atas, Kerajaan Bahrain, Kerajaan Arab Saudi, Negara Qatar, Uni Emirat Arab, dan Kerajaan Hashemite Yordania harus memberikan ganti rugi penuh kepada Republik Islam Iran, termasuk kompensasi atas semua kerusakan materiil dan moral sebagai akibat dari tindakan mereka yang melanggar hukum internasional,” demikian isi surat tersebut, sebagaimana dikutip RIA Novosti, Senin (13/4).

Dalam surat itu, Iran menegaskan bahwa negara-negara yang disebut tidak hanya menyediakan wilayah mereka untuk mendukung operasi militer, tetapi dalam beberapa kasus juga diduga terlibat langsung dalam pelaksanaan serangan.

Iravani menyebut keterlibatan tersebut mencakup dukungan terhadap “serangan bersenjata ilegal yang menargetkan objek sipil” di Iran. Tuduhan ini memperkuat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait hubungan Iran dengan negara-negara Teluk serta sekutunya. (Sputnik/RIA Novosti-OANA/Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya