Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Mesir melalui Kementerian Luar Negeri mengeluarkan pernyataan keras yang mengutuk rangkaian serangan udara Israel di wilayah Lebanon. Kairo menilai agresi militer tersebut merupakan upaya sistematis untuk menyeret seluruh kawasan Timur Tengah ke dalam kekacauan total.
Dalam pernyataan resminya pada Rabu (8/4), Kementerian Luar Negeri Mesir menegaskan bahwa tindakan Israel tersebut secara langsung merusak upaya deeskalasi yang sedang diupayakan oleh komunitas internasional.
"Republik Arab Mesir mengutuk keras serangkaian serangan udara Israel di berbagai wilayah Libanon yang bersaudara. Serangan tersebut mencerminkan niat untuk melemahkan upaya deeskalasi internasional dan merupakan upaya baru Israel untuk menyeret kawasan itu ke dalam kekacauan total," demikian bunyi pernyataan resmi tersebut.
Intensitas serangan Israel pada Rabu dilaporkan sangat mematikan. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Libanon, dampak kemanusiaan dari serangan tersebut meliputi:
Lonjakan jumlah korban ini terjadi di tengah situasi keamanan yang semakin tidak menentu, meskipun ada upaya diplomatik di tingkat global untuk meredakan ketegangan.
Situasi di Libanon menjadi semakin kompleks setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan klarifikasi mengenai cakupan kesepakatan damai yang baru saja dicapai. Trump menyatakan bahwa penghentian serangan Israel di Libanon tidak termasuk dalam perjanjian gencatan senjata dengan Iran.
Alasan utama yang dikemukakan Washington adalah keberadaan gerakan Hizbullah di Libanon yang dianggap sebagai entitas terpisah dari kesepakatan bilateral tersebut. Padahal, pada Selasa malam, Trump mengumumkan keberhasilan menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua minggu dengan Iran.
Kesepakatan AS-Iran tersebut mencakup poin-poin krusial, di antaranya:
Mesir memperingatkan bahwa pengecualian Libanon dari payung deeskalasi ini dapat menjadi bumerang bagi stabilitas regional. Kairo mendesak agar seluruh pihak menahan diri guna mencegah eskalasi yang lebih luas yang dapat membatalkan kemajuan diplomatik yang telah dicapai di Islamabad.
PM Libanon Nawaf Salam menegaskan tidak akan ada perjanjian dengan Israel tanpa penarikan penuh pasukan. Libanon menolak zona penyangga di wilayahnya.
Liga Arab menuntut Amerika Serikat memastikan Israel menghentikan serangan ke Libanon menyusul kesepakatan gencatan senjata sementara antara AS dan Iran.
Krisis Libanon 2026: UNICEF laporkan 700.000 pengungsi, termasuk 200.000 anak-anak. Angka kematian anak melonjak 25% dalam sepekan. Baca selengkapnya.
Perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Rusia (RIZ) di Mesir akan menikmati pembebasan pajak dan bea masuk hingga 49 tahun.
MENTERI Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty menyatakan bahwa Kairo tidak akan membiarkan ilusi tentang Israel Raya mewujud menjadi kenyataan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved